Suara.com - PSSI bersama operator liga sepak bola tertinggi Spanyol, LaLiga, melakukan pertemuan terkait pengembangan sepakbola di Indonesia. Pertemuan yang berlangsung secara virtual dan tatap muka ini dilaksanakan di Jakarta pada Rabu (22/6/2022) siang.
Hadir dalam pertemuan secara virtual Wakil Sekretaris Jenderal PSSI, Maaike Ira, serta secara tatap muka Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, Kepala departemen sepakbola wanita, Papat Yunisal, serta perwakiln dari PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Sementara itu, perwakilan LaLiga hadir ada Octavi Anoro selaku Direktur Departemen Internasional LaLiga, Ivan Condina selaku Managing Director APAC, Rodrigo Gallego perwakilan LaLiga Indonesia serta perwakilan LaLiga dari departemen teknik dan pengembangan grassroot.
Dalam pertemuan yang berlangsung selama dua jam, PSSI dan LaLiga saling berdiskusi dan bertukar pikiran terkait beberapa aspek seperti pengembangan sepak bola usia dini dan sepak bola wanita.
“Senang sekali kami dari PSSI akhirnya bisa bertemu dengan pihak LaLiga terkait kerja sama yang akan dijalani," kata Wasekjen PSSI, Maaike Ira dilansir dari laman PSSI, Kamis (23/6/2022).
"Pertemuan hari ini merupakan realisasi nyata setelah perwakilan PSSI dan LaLiga sempat bertemu serta merencanakan pertemuan pada September 2021. Semoga hasil pertemuan ini berujung positif," sambungnya.
LaLiga sempat memaparkan program periodisasi pengembangan sepakbola sejak usia muda hingga elite profesional. Mereka juga memaparkan sejumlah negara dari berbagai kontinental yang sudah bekerja sama dengan LaLiga terkait
program pengembangan sepak bola.
“Terima kasih karena PSSI sudah membukakan pintu bagi kami LaLiga untuk bisa berdiskusi dan bertukar pikiran terkait program yang sudah kami lakukan dengan negara-negara lain," terang Ivan Condina selaku Managing Director APAC untuk Asia Tenggara, Jepang, Korea dan Australia.
"Ini menjadi kesempatan baik bagi kami untuk lebih mengenal sepak bola Indonesia secara khusus," pungkasnya.
Baca Juga: Persiapan Piala AFF Putri, Timnas Indonesia Panggil 26 Pemain
Berita Terkait
-
Gelombang Pemakzulan Makin Kencang, PSSI: Kami Bersama Gianni Infantino!
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya
-
Harga Mati! Presiden Prabowo Targetkan Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia 2030
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan