Suara.com - Persis Solo gagal menundukkan Dewa United FC dalam laga lanjutan Grup A Piala Presiden 2022, Jumat (24/6/2022) petang. Bermain di kandangnya sendiri, sebagaimana Persis merupakan tuan rumah Grup A, Persis ditahan imbang 1-1 oleh Dewa United di Stadion Manahan Solo.
Persis Solo langsung mengambil inisiatif serangan sejak dimulainya pertandingan. Dukungan suporter jadi tambahan motivasi mereka untuk melakukan serangan.
Terbukti, tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu sudah bisa mencetak gol saat pertandingan belum masuk 10 menit.
Fabiano Beltrame mencatatkan namanya di papan skor pada menit kedelapan sekaligus mengubah skor menjadi 1-0 untuk Persis.
Mantan pemain Arema FC itu menjebol gawang Dewa United FC lewat situasi set-piece usai memanfaatkan umpan Arapenta Purba.
Persis terus mendominasi permainan sampai babak pertama usai. Namun, Irfan Jauhari dan kawan-kawan tidak bisa memanfaatkan peluang untuk bisa dijadikan tambahan gol.
Alhasil, sampai dengan turun minum skor 1-0 untuk keunggulan Persis tidak mengalami perubahan.
Masuk babak kedua ,jalannya pertandingan lebih sengit. Dewa United lebih menggebrak memberikan tekanan ke pertahanan Persis.
Tim asuhan Nil Maizar ini terus mengurung pertahanan Persis. Fabiano Beltrame dan kawan-kawan dipaksa bermain bertahan.
Baca Juga: Deretan Pemain yang Tampil Bagus di Piala Presiden 2022, Potensi Dipanggil Timnas Indonesia
Miftah Anwar Sani akhirnya membuat Dewa United menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-71. Umpan silang pemain Dewa United yang tak bisa diantisipasi Persis membuat bola jatuh ke kaki Miftah.
Tanpa ragu, eks pemain Persita Tangerang itu melepaskan tendangan kencang yang tak bisa dibendung kiper Persis, Muhammad Riyandi.
Bisa menyamakan kedudukan jadi 1-1 membuat Dewa United semakin agresif. Pertahanan Persis terus digempur oleh Karim Rossi dan kolega.
Persis praktis cuma bisa mengandalkan serangan balik untuk melakukan serangan. Namun, tidak banyak peluang berbahaya yang diciptakan tim milik Kaesang Pangarep tersebut.
Sampai peluit panjang tanda berakhirnya laga berbunyi, skor 1-1 tetap bertahan.
Dengan hasil seri ini, tren negatif kedua tim, khususnya Persis yang berstatus tuan rumah Grup A, terus berlanjut di Piala Presiden 2022.
Tag
Berita Terkait
-
Persija di Bawah Persib Saat Piala Presiden 2026, STY Siapkan 3 Pemain Baru Hingga TC di Thailand
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Shin Tae-yong Tak Sangka Persija Finis Peringkat 3 Piala Presiden 2026, Kenapa?
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
Persija Kalahkan Arema FC 3-1, Macan Kemayoran Finis Ketiga di Piala Presiden 2026
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HP Lipat Honor Terbaru Dibekali Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Baterai 7.000 mAh
-
Nabung Dulu, Harga Emas Antam Naik Terus Jadi Rp2.695.000/Gram
-
Rekomendasi Saham Hari Ini yang Diramal Cuan usai Long Weekend
-
Selain Pangan, Energi Juga Vital untuk Pemulihan Gempa NTT
-
4 Kulkas Mini Murah untuk Apartemen Studio dan Ruang Kerja Minimalis
-
1.364 Warga Mengungsi, Tenda Darurat Jadi Tempat Bertahan Korban Gempa NTT
-
Danantara Mulai Jual Rumah Milik BUMN yang Tak Laku pada 27 Agustus
-
Ribuan Orang Berdesakan di Gunung Bawakaraeng, Tim SAR Evakuasi Puluhan Korban
-
Menteri HAM Natalius Pigai Sebut Silakan Tuntut Keadilan, Tapi Jangan Minta Papua Merdeka!
-
Pencarian Wastra Nusantara Naik 540 Persen, AI Ubah Cara Gen Z Kenal Tradisi