Suara.com - Berikut deretan alasan mengapa Indonesia bakal terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan ajang empat tahunan, Piala Asia 2023.
Indonesia membuat gebrakan dengan mengajukan diri sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Asia untuk edisi 2023 tahun depan.
Kepastian ini didapatkan setelah PSSI mengonfirmasi bahwa Indonesia mengajukan diri usai mendapat restu dari Presiden Joko Widodo dan Menpora Zainudin Amali.
"Setelah PSSI berkoordinasi dengan pemerintah dalam hal ini Kemenpora, akhirnya PSSI resmi mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2023.”
“PSSI pun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dalam hal ini Menpora Zainudin Amali yang telah mendukung rencana ini,” ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dilansir dari laman resmi PSSI.
Indonesia tak sendiri dalam hal ini. Disebutkan Tanah Air akan bersaing dengan Jepang, Australia, Qatar dan Korea Selatan yang juga mengajukan diri menjadi tuan rumah Piala Asia 2023.
Kini, Indonesia melalui PSSI tengah mempersiapkan berkas-berkas dan melengkapi persyaratan, mengingat AFC memberi tenggat waktu hingga akhir Juni 2022.
Bersaing dengan negara-negara yang maju secara infrastruktur, Indonesia diyakini bakal sulit terpilih menjadi tuan rumah Piala Asia 2023.
Namun, ada beberapa alasan mengapa Indonesia malah justru bisa terpilih sebagai tuan rumah Piala Asia 2023. Alasan apa saja itu?
Baca Juga: Jika Indonesia Terpilih, Venue Piala Dunia U-20 Akan Digunakan untuk Piala Asia 2023
1. Pengalaman Gelar Event Besar
Meski harus menghadapi Australia, Korea Selatan, Qatar dan Jepang, Indonesia bisa saja terpilih sebagai tuan rumah Piala Asia 2023 karena punya pengalaman menggelar event besar.
Indonesia tercatat pernah menjadi tuan rumah Piala Asia 2007. Lalu juga berhasil menggelar Asian Games pada 2018 lalu.
Berkat kesuksesan itu, Indonesia pun juga dipercaya menjadi host Piala Dunia U-20 dan bahkan FIBA Asian Cup pada 2022 ini serta Piala Dunia basket atau FIBA World Cup pada 2023 mendatang.
2. Animo Penonton
Bukan rahasia lagi jika Indonesia diisi oleh mayoritas masyarakat yang menggilai olahraga, salah satunya adalah sepak bola.
Berita Terkait
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Blak-blakan John Herdman di Depan Erick Thohir, Tuntut PSSI Perbaiki Masalah Ini
-
Bicara ke Erick Thohir, John Herdman Minta PSSI Fokus pada Pengembangan Usia Dini
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
PSSI Tertantang Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Ajang Bergengsi Lain Usai FIFA Series
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Tak Hanya Pemain, Wasit Dapat Pelatihan Fisik dan Mental Jelang Piala Dunia 2026
-
Andy Robertson Susul Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool
-
Hasil Perempat Final Liga Europa: Aston Villa Bantai Bologna, Porto Ditahan Nottingham
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Bangga Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia, Frans Putros Langsung Fokus Hadapi Bali United
-
Polemik Paspor Usai, Nathan Tjoe-A-On Dapat Lampu Hijau Kembali Bermain untuk Willem II
-
Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal
-
Sesumbar Jelang Semifinal! Pelatih Vietnam Yakin Mampu Atasi Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Bentrok, Pelatih Vietnam Sebut Timnas Futsal Indonesia sebagai yang Terkuat di Asia Tenggara
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille