Suara.com - Berikut daftar juara Piala AFF U-19 sejak digelar dari tahun 2002, di mana Timnas Indonesia tercatat hanya sekali memenangkan gelar juara.
Sepak bola Asia Tenggara dalam waktu dekat akan dimanjakan dengan bergulirnya kembali ajang antarpemain muda bertajuk Piala AFF U-19 2022.
Sebelumnya, ajang ini sendiri sempat absen selama dua tahun yakni pada 2020 dan 2021, usai berbagai negara di dunia, termasuk ASEAN, dilanda pandemi Covid-19.
Usai pandemi Covid-19 perlahan mereda di kawasan Asia Tenggara, kini Piala AFF U-19 pun kembali bergulir tepatnya di tahun 2022 ini.
Untuk edisi 2022 ini, Indonesia kembali ditunjuk sebagai tuan rumah. Penunjukkan Tanah Air ini menjadi penunjukkan kali keempat.
Indonesia tercatat telah menjadi tuan rumah sebanyak empat kali, di mana masing-masing di edisi 2005, 2013, 2018, dan 2022.
Seperti tuan rumah pada umumnya, Indonesia pun tercatat pernah menorehkan tinta emas di ajang Piala AFF U-19, yakni menjadi juara.
Indonesia berhasil menjadi juara saat Piala AFF U-19 digelar di tanahnya sendiri pada edisi 2013 silam, saat tim Merah Putih dibesut oleh Indra Sjafri.
Gelar tersebut pun menjadi satu-satunya gelar yang pernah diraih Indonesia dalam partisipasinya di ajang tahunan tersebut.
Baca Juga: 5 Hits Bola: Jadwal Perempat Final Piala Presiden 2022, Dibuka Persib Bandung vs PSS Sleman
Satu gelar yang diraih Indonesia ini masih kalah dari rival-rivalnya di Asia Tenggara, seperti Thailand dan Myanmar.
Uniknya lagi, raihan Indonesia bahkan setara dengan negara-negara non Asia Tenggara yang pernah berpartisipasi di ajang ini.
Sebagai informasi, Piala AFF U-19 pernah diikuti oleh negara Asia bagian lainnya seperti Uzbekistan, Iran, Korea Selatan, Jepang, dan China yang bertindak sebagai tim tamu.
Lantas, siapa saja tim yang pernah menjuarai Piala AFF U-19 sejak pertama kali bergulir hampir dua dekade silam? Berikut daftarnya.
Daftar Juara Piala AFF U-19
2002: Thailand
2003: Myanmar
2005: Myanmar
2006: Australia
2007: Vietnam
2008: Australia
2009: Thailand
2010: Australia
2011: Thailand
2012: Iran
2013: Indonesia
2014: Jepang
2015: Thailand
2016: Australia
2017: Thailand
2018: Malaysia
2019: Australia
Berita Terkait
-
Obrolan Kamar Dony Tri Pamungkas dan Rizky Ridho yang Bangkitkan Semangat Juang Timnas Indonesia
-
Pengakuan Jujur Dony Tri Pamungkas Usai Bikin Pemain Bulgaria Bertubrukan di GBK
-
Ivar Jenner Blak-blakan: Belum Puas Hanya Jadi Pemanis Bangku Cadangan Dewa United
-
Thom Haye Puji Beckham dan Eliano Reijnders Usai Tampil Bersama Timnas Indonesia
-
Nasib Ranking FIFA Negara ASEAN, Timnas Indonesia Masih di Bawah Tetangga
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Obrolan Kamar Dony Tri Pamungkas dan Rizky Ridho yang Bangkitkan Semangat Juang Timnas Indonesia
-
Pep Guardiola Ingin Tinggalkan Manchester City, Klub Mulai Siapkan Skenario
-
Nicky Butt Percaya Jose Mourinho Pelatih yang Cocok untuk Tangani Manchester United
-
Pengakuan Jujur Dony Tri Pamungkas Usai Bikin Pemain Bulgaria Bertubrukan di GBK
-
Infrastruktur Terburuk di Eropa, UEFA Ancam Cabut Status Tuan Rumah Italia di Piala Eropa 2032
-
Thomas Tuchel Peringkatkan Phil Foden, Bisa Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026
-
Adem Ayem, Legenda Futsal Indonesia Puji Sosok Hector Souto
-
Belum Aman dari Degradasi, PSIM Yogyakarta Bidik Poin di Kandang Dewa United
-
Dony Tri Pamungkas Jawab Rumor Abroad Ke Eropa Setelah Dapat Wejangan Khusus dari Calvin Verdonk
-
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina Mundur dari Kursi Ketum FIGC