Suara.com - Striker timnas Iran, Sardar Azmoun muncul sebagai pemain Asia termahal ketiga dan salah satu jebolan Piala AFF U-19.
Meski berstatus sebagai pemain timnas Iran, namun Sardar Azmoun pernah merasakan bagaimana kompetisi tertinggi tim-tim Asia Tenggara di Piala AFF.
Mengapa demikian? hal ini tak lepas dari kebijakan AFF yang sempat mengundang tim-tim dari lua Asia Tenggara.
Seperti China, Iran, Jepang, Korea Selatan, Maladewa, Uzbekistan hingga Qatar pernah ambil bagian dari Piala AFF U-19.
Iran pernah ambil bagian di kompetisi ini pada 2012, bersama Uzbekistan, Australia dan Vietnam, saat itu sistem turnamen menggunakan round robin.
Iran dan Uzbekistan bahkan suukses mengakhiri fase grup di peringkat pertama dan kedua, hasil ini membawa keduanya berjumpa di parta puncak.
Hingga Iran sukses memetik kemenangan dengan skr 2-1, Sardar Azmoun dan Alireza Jahanbakhsh keluar sebagai pencetak gol terbanyak dengan 4 gol.
Sardar Azmoun kini sudah berusia 27 tahun, ia sempat bermain untuk beberapa tim top Eropa, khususnya Rusia.
Di antaranya FK Rostov, Rubin Kazan dan Zenit St Petersburg, Sardar juga sudah mengoleksi 21 penampilan di Liga Champions dengan koleksi 6 gol.
Baca Juga: Kabar 5 Pemain Timnas Indonesia yang Juara Piala AFF U-19 2013, Karier Meredup
Pada 2022, Sardar Azmoun hengkang ke Bayer Leverkusen dari Zenit akibat hukuman yang dijatuhkan FIFA terhadap Rusia.
Di musim 2021-2022, Sardar baru mencetak satu gol setelah bergabung di tengah musim, selain itu ia juga mencetak satu assist dari 11 laga.
Dilansir dari laman resmi Transfermarkt, Sardar memiliki banderol sekitar 22 juta euro atau berada di kisaran Rp342 miliar.
Ia berada di tempat ketiga pemain termahal Asia di bawah Takehiro Tomiyasu (25 juta euro) dan Son Heung-min (75 juta euro).
(Kontributor: Eko Isdiyanto)
Berita Terkait
-
Misi Juara Piala Asia 2027, Timnas Iran Perpanjang Kontrak Amir Ghalenoei
-
Timnas Iran Olok-olok Kekalahan Amerika Serikat dari Belgia
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Iran di Ujung Tanduk! Ini Skenario Team Melli Lolos atau Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Timnas Iran Keluhkan Perlakuan Pejabat AS, Perjalanan Tim ke Seattle Sempat Tertunda
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan