Suara.com - PSIS Semarang mengamankan tempat di semifinal turnamen pramusim Piala Presiden 2022 usai mengalahkan Bhayangkara FC di laga babak delapan besar, Minggu (3/7/2022) petang. Bermain di depan publiknya sendiri di Stadion Jatidiri Semarang, PSIS menang adu penalti lawan Bhayangkara FC.
PSIS dan Bhayangkara FC bermain imbang 1-1 di waktu normal 90 menit. PSIS mampu menyarangkan bola lebih dulu ke gawang Bhayangkara melalui gol Wawan Febrianto pada menit ke-45+1.
Sementara itu, Bhayangkara FC mencetak gol balasan di babak kedua melalui Youssef Ezzejjari (57’).
Dan sesuai aturan di Piala Presiden ini, pertandingan pun langsung dilanjut ke babak adu penalti tanpa babak perpanjangan waktu 2 x 15 menit.
Di babak tos-tosan ini, PSIS mengalahkan Bhayangkara 9-8 dalam drama yang cukup sengit dan alot.
Di semifinal nanti, PSIS akan menghadapi Arema FC dalam laga yang berformat dua leg. Leg pertama akan dihelat di kandang PSIS pada 7 Juli nanti.
Sementara pada leg kedua, PSIS akan gantian menyambangi markas Arema pada 11 Juli 2022.
Dalam adu penalti di Stadion Jatidiri, kiper PSIS Ray Redondo yang masuk di babak kedua berhasil menggagalkan tendangan dua pemain Bhayangkara.
Pelatih Bhayangkara FC, Widodo C Putro mengucapkan selamat atas kemenangan PSIS. Menurut dia, kedua tim bermain maksimal selama 2 x 45 menit pertandingan waktu normal.
Baca Juga: Hasil PSIS Semarang vs Bhayangkara Ditentukan Adu Penalti, Arema FC Tunggu Mahesa Jenar di Semifinal
"Tim sudah berjuang keras. Adu penalti ini perkara mental," katanya seperti dimuat Antara.
Widodo menuturkan Piala Presiden ini merupakan turnamen pramusim sebagai tolok ukur persiapan masing-masing.
"Kekurangan tim akan terus kami benahi," tutur eks penyerang Timnas Indonesia itu.
Sementara itu pelatih PSIS, Sergio Alexandre mengatakan pertandingan perempatfinal ini merupakan pertandingan yang berat.
Ia pun berterima kasih kepada para pemain dan pendukung PSIS Semarang.
"Bhayangkara bermain bagus, tetapi kami memiliki mental yang bagus," kata pelatih asal Brasil itu.
Tag
Berita Terkait
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Babak Baru Dugaan Rasisme Marc Klok, Laporan Wasit Malaysia Justru Ungkap Fakta Ini
-
Bojan Hodak Murka! Desak Bhayangkara FC Minta Maaf ke Marc Klok Soal Tuduhan Rasisme
-
Usai Cetak Assist Brilian, Layvin Kurzawa Dapat Pujian Selangit dari Bojan Hodak
-
PSS Sleman Resmi Promosi ke Super League Usai Hancurkan PSIS Semarang 3-0
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Soal Marc klok dan Eliano
-
Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker Ungkap Terinspirasi Jay Idzes dan Justin Hubner
-
Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026
-
Eksodus Bintang Anfield: Owen Sebut Liverpool Butuh 'Operasi' Besar usai Ditinggal Mohamed Salah
-
Ruang Ganti Manchester United Makin Solid, Amad Diallo Dukung Carrick Permanen
-
Di Tengah Perang, Amir Ghalenoei Obsesi Bawa Iran Lepas dari Kutukan di Piala Dunia 2026
-
Strategi Adidas Kuasai Piala Dunia 2026: Lionel Messi Adu Akting dengan Timothe Chalamet
-
Profil Timnas Australia: Langganan Turnamen Siap Jadi Pengacau di Piala Dunia 2026
-
Kompany Tegaskan Bayern Munich Tak Kalah Kualitas dari PSG Meski Gagal ke Final
-
Profil Timnas Maroko: Singa Atlas Punya Modal Berharga untuk Piala Dunia 2026