Suara.com - Klub Liga Inggris Chelsea terus menjalin komunikasi dengan Manchester City soal kemungkinan mendapatkan penyerang sayap Raheem Sterling pada bursa transfer pemain musim panas ini.
Dikutip Antara dari Sky Sports, Selasa (5/7/2022), negosiasi di antara kedua klub telah mendekati kata sepakat soal biaya transfer dan diperkirakan proses kepindahan Sterling akan rampung dalam beberapa waktu ke depan.
Semua kesepakatan antar Chelsea dan Manchester City akan tergantung kepada persetujuan Sterling terhadap kesepakatan pribadi, dan diperkirakan pemain asal Inggris itu akan mendapatkan gaji yang lebih besar dari yang ia terima di Etihad.
Diperkirakan Chelsea bersedia untuk membayar biaya transfer yang diinginkan oleh Manchester City yaitu sebesar 50 juta poundsterling atau sekitar Rp907 miliar.
Saat ini Sterling masih menyisakan satu tahun kontrak bersama Manchester City dan pemain berusia 27 tahun itu tidak memiliki niat untuk memperpanjang kontraknya tersebut.
Berminatnya Chelsea terhadap Sterling tidak terlepas dari keinginan pelatih Thomas Tuchel yang dikabarkan menilai mantan pemain Liverpool tersebut sebagai sosok yang cocok menggantikan Romelu Lukaku yang dipinjamkan ke Inter.
Selain itu, Tuchel diketahui sebagai pengagum dari gaya permainan Sterling yang diyakini akan cocok bermain di lini depan Chelsea, dibanding Lukaku.
Raheem Sterling tercatat datang dari Liverpool ke Manchester City pada musim panas 2015 dan telah menyumbangkan empat gelar Liga Inggris, empat Piala Liga Inggris dan satu Piala FA untuk The Citizens.
Pada musim lalu, Sterling tercatat tampil pada 47 pertandingan di segala ajang untuk Manchester City dan membuat 17 gol serta 9 assist dari 3.088 menit bermain.
Baca Juga: Bernardo Silva Dirumorkan ingin Pindah ke Barcelona
Pemain asal Inggris itu telah menorehkan 339 penampilan dan menyumbangkan 131 gol dan 95 assist dari berbagai ajang, serta membuat dirinya menjadi 10 pencetak gol terbanyak Manchester City sepanjang sejarah.
Berita Terkait
-
Apa yang Terjadi Jika Manchester City Dijatuhi Sanksi Pengurangan 60 Poin?
-
Skenario Hasil Undian Babak 16 Besar Liga Champions: Arsenal Bisa Jumpa Manchester City
-
Saking Banyaknya Stok Pemain Keturunan, Van Dijk Sebut Timnas Indonesia Bisa Sekuat Manchester City
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions
-
John Terry Kecewa Tak Dipilih Jadi Pelatih Chelsea, Merasa Tak Dihargai sebagai Legenda
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Performa Gacor, Brentford Perpanjang Kontrak Keith Andrews hingga 2032
-
Hector Souto Ungkap Alasan Panggil Nama-nama Baru untuk Piala AFF Futsal 2026
-
Bantai MU, Umuh Muchtar Minta Persib Langsung Fokus Hadapi Persebaya Surabaya
-
3 Kerugian Emil Audero jika Gabung Juventus, Lebih Baik Bertahan di Cremonese
-
Alasan Tim Laskar Kalinyamat Rekrut Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong, Kiper Persijap Naik Level
-
3 Keuntungan Juventus jika Merekrut Kiper Timnas Indonesia Emil Audero
-
Daijiro Cirinho, Pemain Keturunan Indonesia di Klub Milik Cristiano Ronaldo
-
Frenkie de Jong Cedera Hamstring, Harus Absen 6 Minggu
-
Rincian Sanksi AFC Ke PSSI Akibat Pelanggaran Prosedur Pertandingan Melawan Timnas Mali
-
Bisa Ditinggal Timnas Indonesia, Malaysia Was-was Menanti Sanksi