-
Manchester City mengancam akan menuntut kandidat Presiden Real Madrid, Enrique Riquelme, terkait klaim transfer Erling Haaland.
-
Manajemen City menegaskan tidak ada klausul rilis dalam kontrak baru berdurasi 10 tahun milik Haaland.
-
Agen dan ayah Haaland menganggap klaim sepihak dalam kampanye politik Spanyol tersebut tidak benar.
Suara.com - Manchester City mengambil sikap tegas terhadap manuver politik dalam bursa pemilihan Presiden Real Madrid yang menyeret bintang mereka. Manajemen The Citizens bersiap menempuh jalur hukum akibat pencatutan nama dan citra pemain secara ilegal.
Langkah hukum ini dipicu oleh aksi provokatif Enrique Riquelme, kandidat presiden Real Madrid, yang menjanjikan transfer instan sang striker demi meraup suara. Janji kampanye tersebut dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap hak komersial dan kontrak eksklusif sang pemain.
Sikap agresif Manchester City ini menjadi sinyal kuat bahwa klub-klub raksasa Liga Inggris tidak lagi menoleransi taktik politik tradisional Spanyol yang kerap memanfaatkan nama besar pemain di bawah kontrak aktif. Keberanian City sekaligus meredam spekulasi liar yang bisa mengganggu stabilitas internal tim.
Enrique Riquelme memicu kontroversi saat tampil di stasiun televisi Spanyol untuk menantang petahana Florentino Perez. Pengusaha energi terbarukan berusia 37 tahun itu secara terbuka memamerkan jersi Real Madrid bernomor punggung sembilan dengan nama penyerang asal Norwegia tersebut.
Tidak tanggung-tanggung, Riquelme juga sesumbar akan memboyong pilar lini tengah City, Rodri, ke Santiago Bernabeu jika dirinya menang. Guna meyakinkan para pemilih, ia bahkan mempertaruhkan finansial pribadinya sebagai jaminan atas janji transfer masif tersebut.
"Jika saya melanggar janji saya terkait salah satu dari para pemain ini, saya telah menandatangani jaminan di mana saya akan membayar 100% biaya keanggotaan untuk musim depan. Haaland memiliki klausul rilis, dan dia ingin datang ke Madrid," kata Riquelme dikutip dari ESPN.
Kubu Etihad Stadium langsung bereaksi keras dalam waktu kurang dari 24 jam setelah tayangan televisi tersebut menyebar luas. Melalui pernyataan resmi, raksasa Premier League tersebut menegaskan bahwa rumor kepindahan penyerang andalan mereka murni sebuah kebohongan.
Pihak klub juga memastikan tidak ada celah hukum dalam kontrak yang bisa dimanfaatkan oleh pihak luar untuk memaksa sang pemain hengkang. City saat ini sedang mengumpulkan bukti legal untuk menjerat aksi pamer jersi sepihak yang dilakukan Riquelme.
"Cerita yang muncul dari Spanyol mengenai masa depan Erling Haaland adalah tidak benar. Tidak ada peluang hal ini terjadi dan tidak ada klausul kontrak yang memungkinkannya. Kami sedang mempertimbangkan tindakan hukum atas penggunaan citra pemain kami dalam konteks ini," kata orang dalam City.
Baca Juga: Bursa Transfer City, Ambisi Rekrut Elliot Anderson Terganjal Mahar Rp2,9 Triliun dari Forest
Di sisi lain, kubu internal sang penyerang menanggapi rumor politik di Spanyol ini dengan kepala dingin. Perwakilan sang pemain menganggap klaim sepihak tersebut hanya sebatas hiburan panggung politik menjelang pemungutan suara.
Rafaela Pimenta selaku agen, bersama ayah sang pemain, Alfie Haaland, merilis pernyataan bersama yang menegaskan komitmen kliennya di Manchester. Mereka memilih fokus pada performa di lapangan ketimbang pusaran politik internal klub lain.
"Semua sangat menghibur tapi tidak benar. Kami mendoakan yang terbaik untuk kedua kandidat dalam pemilu Madrid," kata Rafaela Pimenta.
Isu kepindahan ini dinilai tidak realistis mengingat sang mesin gol baru saja mengikat komitmen jangka panjang di Manchester City sejak awal tahun lalu. Sang pemain bahkan secara terbuka menyatakan kebahagiaannya bermain di bawah asuhan Pep Guardiola.
Selain membentengi lini depan, City juga bergerak cepat untuk mempertahankan Rodri dari godaan luar. Sang gelandang bertahan dipastikan tetap masuk dalam rencana jangka panjang klub untuk musim depan.
Proses negosiasi perpanjangan masa bakti Rodri dikabarkan sudah mulai berjalan meski sang pemain belum mengambil keputusan final. Manchester City menegaskan tidak akan mendengarkan tawaran apa pun untuk gelandang Spanyol tersebut pada bursa transfer mendatang.
Pusaran spekulasi ini menjadi latar belakang panasnya iklim politik di tubuh Real Madrid. Pemungutan suara kali ini menjadi momentum pertama kalinya kursi presiden klub berjuluk Los Blancos tersebut diperebutkan melalui pemilu yang kompetitif sejak tahun 2006.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
CEO Manchester United Bocorkan Setan Merah Bakal Beli Pemain Premier League
-
Persib Bandung Jadikan ASEAN Club Championship sebagai Ajang Uji Kesiapan Menuju ACL 2
-
Hasil Undian ASEAN Club Championship 2026/2027, Indonesia Diwakili Persib Bandung dan Borneo FC
-
Rumput Rusak, Timnas Jepang Pindah Lokasi Latihan Jelang Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Vs Oman: Justin Hubner Nyatakan Siap Tempur
-
Debut Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Oman Akui Skuad Garuda Ujian Sesungguhnya
-
Neymar Absen Laga Brasil vs Mesir, Fokus Pemulihan di New Jersey
-
FIFA Larang Penonton Piala Dunia 2026 Bawa Botol Minum ke Stadion
-
Media Oman Akui Timnas Indonesia Kini Patut Disegani: Mereka Punya Pemain Naturalisasi Berpengalaman
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday Juni 2026: Jangan Anggap Mudah