Suara.com - Pratama Arhan sudah menjalani debutnya bersama Tokyo Verdy. Pemain berusia 20 tahun ini kemudian mengungkapkan ambisinya bersama klub.
Dalam laga debutnya, Pratama Arhan bermain selama 45 menit pertama. Ia lantas ditarik keluar Hiroshi Jofuku dan digantikan oleh Mizuki Arai.
Bermain selama 45 menit, eks PSIS Semarang tersebut melepaskan dua umpan. Satunya nyaris berujung gol karena tembakan rekan setimnya masih terlalu lemah.
Menariknya pada laga debutnya ini, Arhan bermain di luar posisinya. Pemain asal Blora ini diplot sebagai sayap kanan, meski berposisi asli di bek kiri.
Bermain di sayap kanan, Arhan tidak mempermasalahkannya. Ia menjelaskan pelatih memberikan instruksi agar tetap tenang sepanjang pertandingan.
"Saya pikir harus bermain di posisi apapun, jadi saya menikmati bermain di posisi ini juga. Awalnya saya bermain di posisi bek kiri, tapi hari saya di sayap kanan," ucap Arhan dikutip dari situs resmi klub.
"Sebelum bermain, elatih menyuruh saya untuk bermain dengan tenang dan tetap fokus sepanjang permainan. Kemudian saya bermain sambil mendengarkan instruksi sekitar dan mempertahankan formassi yang juga kompak saat bertahan," imbuhnya.
Arhan pun menjelaskan ambisinya setelah menjalani debut. Secara khusus, ia ingin bermain bagus dan membantu tim untuk meraih kemenangan.
"Yang pertama adalah bermain bagus untuk diri sendiri dan menunjukkan sikap baik dalam latihan. Secara khusus, saya ingin bekerja sama dengan tim," tegasnya.
Baca Juga: Hitung-hitungan Kans Timnas Indonesia U-19 Lolos ke Semifinal Usai Diimbangi Thailand
Nah, pada laga debut Pratama Arhan, Tokyo Verdy berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Tochigi SC. Hasil ini membuat mereka naik ke posisi ke-9 klasemen sementara J2 League dengan koleksi 35 poin.
Berita Terkait
-
Statistik Pratama Arhan di Laga Debutnya Bersama Tokyo Verdy
-
Media Vietnam Terpukau dengan Debut Pratama Arhan Bersama Tokyo Verdy
-
Pratama Arhan Nikmati Peran Winger Kanan di Tokyo Verdy
-
Gara-gara Bocorkan Pratama Arhan Bakal Debut, Penerjemahnya Dipecat Tokyo Verdy
-
Pratama Arhan Main 45 Menit di Laga Debut Bersama Tokyo Verdy, Nyaris Bikin Assist
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo
-
Pernah Dipermalukan Timnas Indonesia, Curacao Cetak Sejarah Raih Poin Perdana di Piala Dunia 2026
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026