Suara.com - Pratama Arhan langsung memberikan reaksi setelah netizen Indonesia menyerang kapten Tochigi SC, Kenta Fukumori.
Kenta Fukumori menjadi sorotan sebagaian netizen Indonesia. Pemain yang menjabat kapten tim Tochigi SC itu sudah berduel dengan Pratama Arhan sejak menit pertama.
Bahkan Kenta Fukumori terekam kamera sempat mendorong Pratama Arhan karena kesal gagal menjaga pemain timnas Indonesia ini.
Arhan juga sempat membuat pelanggaran terhadap kapten Tochigi SC ini. Akibatnya pemain asal Blora ini langsung diganjar kartu kuning oleh wasit.
Imbas insiden ini, Kenta Fukumori langsung diserang oleh netizen. Akun Instagramnya jadi sasaran warganet hingga pemain berusia 28 tahun itu menutup kolom komentarnya.
Bahkan di postingan Instagram Tochigi SC, masih ada beberapa netizen yang menyerang Kenta. Kapten tim itu dinilai tidak memperlihatkan respect kepada Arhan.
Mengetahui hal ini, Pratama Arhan langsung bereaksi. Ia meminta agar para suporter berhenti menghujat Kenta Fukumori serta Tochigi SC.
"Bagi para suporter mohon kerja samanya untuk saling menghargai dan berhenti menghujat Tochigi, khususnya pemain yang bernama Fukumori. Hal seperti ini membuat saya pribadi sedih," tulis pemain berusia 20 tahun ini di narasi Instagram Stories.
"Dengan kerja samanya, tolong hormati dan hargai seluruh pemain J League, di mana saya sedang bermain saat ini. Fukumori adalah teman saya yang sama-sama mencintai sepak bola dan juga harus kita hormati," pungkasnya.
Baca Juga: 5 Faktor yang Bikin Timnas Indonesia U-19 Gagal Kalahkan Thailand
Adapun Tokyo Verdy sendiri berhasil meraih kemenangan melawan Tochigi SC. Tim Pratama Arhan menang tipis dengan skor 1-0 berkat gol tunggal Ryoga Sato.
Berita Terkait
-
Kata Pelatih Tokyo Verdy yang Mainkan Pratama Arhan Jadi Sayap Kanan di Laga Debut
-
Pratama Arhan Debut, Media Jepang Kritik Tokyo Verdy Sebut Salah Tempatkan Posisi
-
Pratama Arhan Ungkap Ambisinya usai Jalani Debut Bersama Tokyo Verdy
-
Statistik Pratama Arhan di Laga Debutnya Bersama Tokyo Verdy
-
Media Vietnam Terpukau dengan Debut Pratama Arhan Bersama Tokyo Verdy
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan