Suara.com - Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll memuji kualitas dan kemampuan kiper muda Cahya Supriadi. Namun, menurut juru taktik asal Jerman itu masih sulit bagi Cahya untuk menggeser penjaga gawang utama Persija Andritany Ardhiyasa.
Seperti diketahui, Cahya Supriadi tampil mentereng bersama Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2022. Dari tiga laga yang sudah dijalani, ia belum kemasukan gol satu pun.
Banyak yang menilai bahwa Cahya Supriadi akan menjadi suksesor Andritany Ardhiyasa. Di usia yang kini masih muda, Cahya tentu bisa terus berkembang.
Meski begitu, Doll tidak yakin saat ini Cahya Supriadi bisa bermain di posisi utama. Apalagi, Cahya jarang mengikuti sesi latihan bersama Persija.
"Saya melihat Cahya Supriadi beberapa pekan lalu. Dia punya sesuatu yang spesial. Dia bisa suatu hari jadi kiper yang sangat bagus. Setiap pemain punya kesempatan untuk itu," kata Doll kepada awak media.
"Sekarang kami tak mau memberikan tekanan kepada nomor satu kami (Andritany Ardhiyasa). Nomor satu kami saat ini dalam kondisi bagus dan kebugaran yang bagus. Dia selalu berlatih dan dia kapten kami."
Cahaya Supriadi saat ini tengah sibuk bersama Timnas Indonesia U-19. Sebelum Piala AFF U-19, ia ikut Turnamen Toulon di Prancis.
Kemungkinan agenda Timnas Indonesia U-19 bakal bertambah. Sebab, tim ini tengah disiapkan untuk menghadapi Piala Dunia U-20 2023.
"Saya tidak mengerti mengapa pemain U-20 kami tidak bisa bermain bersama tim. Jadi, mereka harus mengubah sesuatu karena persiapan terpenting untuk musim kompetisi adalah persiapan musim panas," terangnya.
Baca Juga: Cerita Marselino Ferdinan soal Cederanya: Kecapekan dan Kaki Bunyi saat Umpan
"Ini mereka tak sehari pun pernah di lapangan. Jadi seseorang harus menjelaskan kepada saya kenapa? Jika di sini timnas level U-19 lebih penting daripada tim pertama kompetisi, di Eropa berbeda. Saya tak tahu, ini bukan wewenang saya. Ada pihak yang mesti memutuskan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija
-
Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was
-
Shin Tae-yong Tak Mau Persija Loyo di Super League, Fisik Pemain Digenjot Habis-habisan
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Deretan Kemenangan Epik Timnas Indonesia di Momen Perayaan HUT RI 17 Agustus
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,63 Triliun hingga Juli 2026, Puluhan Ribu UMKM Naik Kelas
-
Bukan Cuma Jasad, Tanah Makam Sutrimo Juga Diambil untuk Pemeriksaan Forensik
-
Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA
-
Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir
-
Profil dan Karier Aida Budiman yang Diusulkan Prabowo Jadi Deputi Gubernur Senior BI
-
Broker Global Kantongi Lisensi Seychelles, Standar Regulasi Makin Diperkuat
-
Jalan Gelap Membawa Petaka: 3 Nyawa Melayang Usai 2 Motor Terlibat Adu Banteng di Mojokerto
-
Sambut HUT RI, Monumen 9 Pilar Bogor Berbalut Merah Putih
-
5 Gold ETF Syariah Resmi Diluncurkan, Analis Soroti Dampaknya Pada Pasar Emas
-
Akses Keuangan Melesat, Literasi Tertinggal: Trader Muda Diminta Waspadai Risiko