Suara.com - Striker muda asal Indonesia, Bagus Kahfi mengaku bahwa dirinya segera bergabung dengan klub Yunani, Asteras Tripolis FC. Ia sedang menunggu visa untuk berkarier di Eropa.
Sebelumnya Bagus Kahfi berkarier di klub Belanda FC Utrecht. Namun, kontrak kembaran Bagas Kahfa ini habis pada Juli 2022 dan tidak diperpanjang oleh klub.
Setelah berstatus free transfer, striker berusia 20 tahun ini sempat dirumorkan dengan klub Yunani, Asteras Tripolis FC. Bahkan ia juga sudah melakukan trial di sana.
Setelah trial di Asteras Tripolis FC, Bagus Kahfi memilih untuk pulang ke Indonesia. Ia sempat berlatih dengan mantan klubnya Barito Putera.
Sehingga karier Bagus Kahfi dianggap masih belum jelas. Nah, kini pemain asal Mangelang tersebut mengkonfirmasi bahwa dirinya akan segera berangkat ke Yunani.
"Alhamdulillah 2 minggu trial di Yunani dan semuanya lancar. Sekarang sedang menunggu visanya," ucap Bagus Kahfi dilansir dari kanal YouTube Vindes yang tayang pada Senin (11/7/2022).
Sebelumnya rumor bergabungnya Bagus Kahfi ini diketahui dari Instagram sang pemain, yang kedapatan mengikuti akun Asteras Tripolis FC.
Adapun Asteras Tripolis FC merupakan klub kasta teratas Liga Yunani. Klub berjuluk Arcadians ini merupakan salah satu klub tertua, di mana mereka berdiri pada 1931 atau 91 tahun silam.
Masa keemasan Asteras Tripolis FC dalam sejarahnya tercipta pada 2001, saat dipimpin oleh Dimitris Bakos dan Giannis Kaimenakis.
Sejak tahun 2001 hingga 2006, Asteras Tripolis FC tak terkalahkan di kandang dan mampu naik empat kasta sehingga menembus Liga Super Yunani atau kasta teratas pada 2007.
Sejak saat itu, Asteras Tripolis FC mampu menciptakan sejarahnya dan bersaing dengan tim-tim papan atas Yunani seperti Olympiakos dan Panathinaikos.
Salah satu pencapaian terbaik Asteras Tripolis FC yakni tampil di Liga Europa usai finis di posisi ketiga Liga Super Yunani pada musim 2014-2015.
Sedangkan secara prestasi, Asteras Tripolis FC hanya mampu meraih gelar juara di kasta bawah, yakni kasta kedua pada 2006-2007, kasta ketiga 2005-2006 dan kasta keempat 2004-2005.
Berita Terkait
-
Cerita Bagus Kahfi, Dijejali Otomotif, Jatuh Cinta ke Sepak Bola
-
5 Pesepak Bola Indonesia yang Pacari Atlet Voli
-
Mengenal Asteras Tripolis FC, Klub Yunani yang Diisukan Gaet Bagus Kahfi
-
Habis Kontrak di FC Utrecht, Bagus Kahfi Dirumorkan Gabung ke Klub Yunani
-
3 Penyerang Top yang Tak Dipanggil Shin Tae-yong ke SEA Games 2021
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Usia Hanya Angka! Roberto Martinez Yakin Cristiano Ronaldo Menggila di Piala Dunia 2026
-
Daftar Susunan Pemain Belgia di Piala Dunia 2026: Striker Mandul Napoli Tetap Dipanggil
-
Intip Markas Tim Favorit Piala Dunia 2026: Argentina dan Inggris Sekota, Spanyol Pasang Pagar Tinggi
-
Here We Go! Usai Final Piala FA, Chelsea Umumkan Xabi Alonso sebagai Pelatih Baru?
-
Prediksi Final Piala FA Chelsea vs Man City: Misi Berat The Blues, The Citizens di Atas Angin
-
Final Piala FA Chelsea vs Man City: Psy War Ala Guardiola Bikin McFarlane Ciut Nyali
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone