Suara.com - Prestasi mentereng dibuat oleh Laos di ajang Piala AFF U-19 2022, di mana tim berjuluk Thim Xhad untuk pertama kalinya berhasil menembus babak final.
Timnas Laos U-19 meneruskan kejutannya sepanjang turnamen Piala AFF U-19 2022 yang berlangsung di Tanah Air dengan menembus partai puncak.
Sebelumnya, Laos mampu membuat kejutan di fase grup Piala AFF U-19 2022, saat berhasil menjadi pemuncak grup B di atas Malaysia, Timor Leste, Kamboja dan Singapura.
Laos berhasil menjadi pemuncak grup B usai menyapu bersih seluruh laga yang ada dengan kemenangan dan membuat mereka mengoleksi 12 poin.
Jumlah poin yang dikoleksi Laos ini, unggul atas rival terdekatnya yakni Malaysia yang hanya meraih 7 poin dari 4 pertandingan di grup B.
Berkat raihan itu, Laos pun berhak melangkah ke semifinal dan akan menantang Runner Up grup A yakni Thailand di semifinal.
Sempat diprediksi akan tumbang dari Thailand, Laos secara mengejutkan mampu membuat salah satu tim terkuat di Asia Tenggara itu menyerah.
Di laga semifinal yang berlangsung Rabu (13/7) kemarin tersebut, Laos berhasil menundukkan Thailand dengan skor 2-0.
Gol kemenangan Laos sendiri dicetak oleh Peter Phanthavong di menit ke-8 dan Damoth Thongkhamsavath di menit ke-85.
Baca Juga: Salvador Garcia Bingung Cari Jawaban Mengapa Thailand Gagal ke Final Piala AFF U-19 2022
Berkat kemenangan atas Thailand itu, Laos pun berhak menyentuh babak final atau partai puncak Piala AFF U-19 2022.
Keberhasilan menyentuh babak final Piala AFF U-19 2022 ini menjadi keberhasilan perdana bagi tim berjuluk Thim Xhad tersebut.
Sejak partisipasinya pada 2002 silam, Laos tercatat belum pernah menyentuh babak final dalam 11 kali partisipasinya di ajang ini.
Pencapaian terbaik Laos sebelum Piala AFF U-19 2022 sendiri hanyalah menempati peringkat ketiga sebanyak tiga kali pada edisi 2002, 2005, dan 2015.
Selebihnya, langkah Laos kebanyakan hanya terhenti di babak grup saja dengan menjadi bulan-bulanan tim kuat Asia Tenggara lainnya.
Keberhasilan Laos mencetak sejarah ini sendiri tak lepas dari sosok pelatih asal Jerman, Hans Michael Weiss yang ditunjuk pada tahun ini.
Berita Terkait
-
Ginting dan Jafar/Felisha Absen di Thailand Masters 2026, Indonesia Tetap Turunkan Kekuatan Penuh
-
Suzuki Terdepak, Jual Pabrik ke Ford: Imbas Gempuran Mobil China?
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Kabar Buruk untuk 4 Pemain Timnas Indonesia di Liga Thailand, Kuota Pemain ASEAN Dihapus
-
Mengenal Otoritas Geospasial: Alasan di Balik Penyesuaian Nama Thailand Jadi Tailan
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Cari Pemain Kuat di Super League, Begini Strategi John Herdman untuk Dongkrak Timnas Indonesia
-
Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?
-
Hasil Super League: Brace Alex Martins Bawa Dewa United Bungkam Arema FC
-
John Herdman Mulai Perburuan Pemain Keturunan di Eropa demi Perkuat Timnas Indonesia
-
Saga Bursa Transfer: Manchester City Bawa Pulang Trent Alexander-Arnold ke Inggris?
-
Di Balik Momen Lucu Emil Audero Ketinggalan Bus, Sikap Ramahnya Jadi Sorotan Media Italia
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman