3. Dietrich Mateschitz (RB Leipzig dan RB Salzburg)
Di balik kesuksesan duo RB di dunia sepak bola, ada sosok sang pemilik yang merupakan salah satu dari pengusaha terkaya yang berkecimpung di dunia sepak bola.
Adalah Dietrich Mateschitz, pengusaha Red Bull asal Austria yang memiliki kekayaan mencapai1 5 miliar poundsterling atau sekitar Rp291 triliun.
Dia mulai membangun kerajaan sepak bola pada 2005. Saat itu klub pertama yang dibentuk adalah SV Austria Salzburg dan kini berganti nama menjadi RB Salzburg.
Setelahnya, di tahun 2009, dia kembali membentuk klub sepak bola yang saat ini menjadi salah satu tim elite di Bundesliga, RB Leipzig.
4. Andrea Agnelli (Juventus)
Andrea Agnelli merupakan tokoh sentral di mana Juventus meraih kesuksesan. Sosok yang menjabat sebagai presiden klub ini sudah tak asing dengan dunia olahraga.
Agnelli juga dikenal sebagai pejabat di perusahaan otomotif asal Italia, Fiat dan memiliki kekayaan sebesar 15 miliar poundsterling atau sekitar Rp291 triliun.
Selama menukangi Juventus, Agnelli sudah berhasil membawakan trofi scudetto sebanyak sembilan musim di Liga Italia.
Baca Juga: Hasil Laga Pramusim: Juventus Bungkam Chivas Guadalajara, Dortmund vs Villarreal Berakhir 0-2
5. Philip Anschutz (LA Galaxy)
Philip Anschutz merupakan pemilik klub LA Galaxy dan juga menjadi salah satu pendiri Major League Soccer (MLS) alias liga sepak bola kasta tertinggi di Amerika Serikat.
Di bawah komandonya, LA Galaxy pernah merekrut sebagian pemain bintang asal Eropa, termasuk David Beckham dan Steven Gerrard.
Sosoknya juga merupakan orang terkaya ke-50 di Amerika Serikat dan memiliki kekayaan bersih mencapai 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp144 triliun.
6. Stan Kroenke (Arsenal)
Stan Kroenke merupakan pemilik Arsenal dengan harta kekayaan mencapai 7 miliar poundsterling atau sekitar Rp135 triliun.
Sosoknya sangat terkenal di dunia olahraga. Tak hanya menjadi pemilik Arsenal, dia juga memiliki banyak klub olahraga lain seperti tim basket NBA LA Rams, Denver Nuggets dan Colorado Rapid.
Kontributor: Eko Isdiyanto.
Tag
Berita Terkait
-
Paul Pogba Alami Cedera Lutut Jelang Juventus vs Barcelona
-
5 Hits Bola: Deretan Pemain yang Kariernya Makin Oke Usai Hengkang dari Manchester City
-
5 Nominal Transfer Terbesar yang Dikeluarkan Klub di Sekali Bursa Transfer
-
Deretan Pemain yang Kariernya Makin Oke Usai Hengkang dari Manchester City
-
Erling Haaland Cetak Gol Tunggal Man City Saat Kalahkan Bayern Munich, Guardiola Semringah
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti