Suara.com - Tim sepak bola cerebral palsy (CP) Indonesia sukses mengatasi ketegangan pada laga perdana ASEAN Para Games 2022 di Stadion UNS, Solo, Jawa Tengah, Minggu, dengan mengalahkan salah satu tim kuat, Thailand dengan skor 3-2.
Berbekal status juara bertahan, anak asuh Anshar Ahmad ini ternyata cukup gugup menjalani pertandingan. Apalagi sebelum laga pertama berlangsung sang pelatih melakukan perubahan taktik demi meraih hasil terbaik.
Upaya menekan terus dilakukan Yahya Hernanda dan kawan-kawan hingga akhirnya kebuntuan itu terdobrak setelah M. Ikhsan Tabrani sukses mencetak gol pada menit 13. Hasil ini membuat serangan tim Indonesia meningkat. Keunggulan 1-0 ini bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Indonesia meningkatkan tempo permainan dan hasilnya Yahya Muhaimi mampu menggandakan keunggulan pada menit 39. Unggul 2-0 tidak membuat tim Indonesia menurunkan tempo permainan hingga M. Ikhsan Tabrani kembali mencatatkan namanya di papan skor dan membuat kedudukan jadi 3-0.
Tertinggal cukup jauh membuat Thailand melakukan perubahan dengan memasukkan pemain baru yakni Sukhitkun Bunsing untuk menggantikan Narongchai Thaohong. Hasilnya permainan berubah dan bahkan pemain baru itu langsung mencetak gol pada menit 45.
Mampu memperkecil ketertinggalan membuat semangat Thailand meningkat dan bahkan tim Indonesia mampu dikurung. Gawang Amin Rosyid terus terus terancam yang salah satunya lewat Chanatip Deeman.
Upaya Thailand untuk menambah gol datang pada menit 56 lewat Phonpipat Nampaksa. Hasil ini membuat Indonesia kehilangan fokus. Beruntung anak asuh Anshar Ahmad mampu menguasai keadaan hingga sukses mempertahankan keunggulan 3-2 hingga pertandingan usai.
"Di manapun pertandingan pertama pasti sulit. Pemain kurang fokus dan banyak hambatan terutama di individu. Tapi pemain terus berusaha menguasai keadaan. Apalagi kita main di kandang," kata pelatih tim Indonesia, Anshar Ahmad usai pertandingan seperti dimuat Antara.
Menurut dia, pertandingan melawan Thailand ini penuh dengan perhitungan dan pertimbangan terutama dalam menentukan pemain inti. Meski sempat tertekan, akhirnya mampu meraih kemenangan penting di laga pertama
Rasa bangga juga disampaikan sang kapten, Yahya Hernanda meski awalnya cukup gugup dalam menjalani pertandingan. Dukungan dari penonton juga menjadi motivasi sendiri hingga bisa meraih poin maksimal di laga krusial.
"Setelah gol pertama rasa percaya diri kami meningkat. Setelah itu kita mulai fokus. Tapi kondisi di lapangan berbeda hingga lawan bisa cetak gol. Bersyukur akhirnya bisa menang,' katanya.
Setelah melawan Thailand, tim Indonesia pada laga kedua ASEAN Para Games 2022 bakal menghadapi Myanmar di tempat yang sama, Senin (1/8/2022).
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Berikan Bonus Untuk Atlet ASEAN Para Games 2022
-
Presiden Jokowi Berikan Bonus Rp309 Miliar bagi Atlet ASEAN Para Games 2022
-
Yogyakarta Tuan Rumah Turnamen Para Badminton Internasional 2022
-
Top 5 Sport: Tiga Pebulutangkis Timnas Indonesia Mundur dari Kejuaraan Dunia 2022
-
Semarak Penutupan ASEAN Para Games 2022 di Stadion Manahan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026
-
Patut Ditiru! Cara Hajime Moriyasu Motivasi Pemain Jepang Usai Imbang Lawan Belanda
-
Sihir Hajime Moriyasu: Taktik 'Langka' Timnas Jepang Bikin Belanda Gigit Jari