- Polres Metro Jakarta Pusat memburu jaringan pemasok obat keras daftar G di Tanah Abang pada Juli 2026.
- Polisi mengerahkan personel setiap hari ke lokasi rawan serta menemukan modus baru penjualan berkedok toko akuarium.
- Aparat mengamankan 92 tersangka dengan 118.494 butir barang bukti dari 68 kasus sepanjang Januari hingga Juli 2026.
Suara.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat terus memburu jaringan pemasok obat keras daftar G setelah hampir setiap hari menangkap pengedar di kawasan Tanah Abang. Upaya ini dilakukan untuk memutus rantai distribusi yang selama ini menyuplai para penjual eceran.
Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wisnu S. Kuncoro mengatakan pengembangan kasus menjadi fokus utama setelah pengungkapan rutin yang dilakukan sepanjang Juli 2026.
"Dalam bulan Juli ini saja setiap hari rata-rata kami mengamankan dua hingga tiga pengedar. Kami juga terus mengembangkan kasus untuk mencari jaringan di atasnya," kata Wisnu dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Menurut Wisnu, kawasan Tanah Abang masih menjadi titik dengan pengungkapan kasus terbanyak. Karena itu, polisi menempatkan personel setiap hari di sejumlah lokasi yang dinilai rawan menjadi tempat transaksi obat keras daftar G.
"Kami menempatkan personil kami setiap hari di kawasan Tanah Abang, karena di sana kita sudah mengamankan pelaku setiap harinya," ujarnya.
Wisnu mengungkapkan, pola peredaran obat daftar G kini semakin bervariasi. Pelaku tidak lagi hanya memanfaatkan toko obat atau toko kosmetik sebagai kedok, tetapi juga menggunakan usaha lain agar tidak menimbulkan kecurigaan.
Salah satu kasus yang pernah diungkap, kata dia, adalah penjualan obat daftar G yang berkedok toko akuarium ikan hias di kawasan Gambir. Pengungkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh polisi.
Sementara itu, sebagian besar pelaku di Tanah Abang justru menjual obat keras daftar G secara terang-terangan di pinggir jalan sehingga menjadi target operasi rutin aparat.
Berdasarkan data Polres Metro Jakarta Pusat, sepanjang Januari hingga Juli 2026 polisi telah mengungkap 68 kasus peredaran obat keras daftar G. Dari pengungkapan tersebut, sebanyak 92 tersangka diamankan dengan barang bukti mencapai 118.494 butir obat berbahaya.
Baca Juga: Polda Metro Bongkar Sindikat Obat Keras di Kebon Kacang, 5 Pengedar Berhasil Diciduk
Wisnu juga mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya praktik peredaran obat daftar G maupun dugaan keterlibatan oknum dalam jaringan tersebut.
"Kami pastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti. Apabila ada anggota yang terbukti terlibat, tentu akan kami proses sesuai ketentuan," katanya.
Berita Terkait
-
Polda Metro Bongkar Sindikat Obat Keras di Kebon Kacang, 5 Pengedar Berhasil Diciduk
-
Biar Sadar! Bahaya Tramadol Bakal Masuk Materi Khotbah Jumat di Jakarta Pusat
-
25 Tahun Menutup Saluran, 7 Bangunan Liar di Tanah Abang Dibongkar Usai Dilaporkan Warga
-
Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung
-
4 Kali Dilaporkan Warga, Tujuh Bangunan di Tanah Abang Segera Ditertibkan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Tanah Abang Masih Jadi Sarang Obat Keras, Polisi Tangkap 2-3 Pengedar Setiap Hari
-
Kondisi Ekonomi Tidak Pasti, Industri Pilih Tahan Barang di Gudang
-
Guru Besar IPB Sulap Limbah Rumput Laut dan Jeroan Ikan Jadi Pupuk Organik, Bagaimana Kisahnya?
-
Cara Cek Pajak Tahunan Mobil Listrik Lewat HP, Cepat dan Nggak Pakai Ribet!
-
Biaya Pendidikan Terus Naik, Begini Cara Cerdas Mengelola Dana Daftar Ulang Kuliah
-
Bikin Heboh! Mal Kota Kasablanka Dipasangi Pagar Besi Lancip, Warganet Mulai Berspekulasi, Ada Apa?
-
Misteri di Balik Makam yang Dibongkar: Suami Laporkan Rahasia Gelap Staf Kejari Mojokerto ke Polisi
-
Duel Berdarah di Karo Renggut 2 Korban Jiwa, Polisi Selidiki
-
Arab Saudi Galang 14 Negara Lindungi Jalur Minyak dari Ancaman Houthi Yaman
-
KPR Subsidi 40 Tahun Bisa Jadi Solusi atau Bumerang? Indef Singgung Krisis AS 2008