Suara.com - Ketua Umum PSSI,Mochamad Iriawan, menanggapi keluhan dari Vietnam yang menyoroti rumput di Stadion Sultan Agung, Bantul yang dinilai tidak memenuhi standar internasional.
Vietnam U-16 bertanding di laga pertama Piala AFF U-16 menghadapi Singapura pada Minggu (31/7/2022). Pertandingan itu digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Jelang pertandingan, situs resmi federasi sepak bola Vietnam (VFF) membuat laporan terkait kondisi lapangan yang menjadi venue Piala AFF U-16 2020 ini.
"Vietnam akan bermain di Stadion Sultan Agung dalam 2 pertandingan pertama melawan Singapura dan Filipina. Namun menurut tim pelatih, kualitas di sini tidak seperti yang diharapkan. Pemain harus berhati-hati saat bermain di stadion ini," tulis laporan VFF di situs resminya.
Rumput di Stadion Sultan Agung disebut tidak rata. Kemudian dikatakan ada tiga sampai empat jenis rumput di lapangan yang juga punya tinggi berbeda.
"Karena jenis rumput berbeda, ada area yang permukaannya keras, ada yang permukaannya lunak. Banyak penyok, bergelombang, dan kasar. Hal ini secara langsung memengaruhi pergerakan dan lari pemain Vietnam," tegas protes dari VFF.
Terkait protes yang diajukan dari Vietnam, Ketum PSSI yang akrab disapa Iwan Bule kemudian memberikan tanggapan nyelekit. Ia menyebut Vietnam hanya mengeluh.
Padahal ketika Indonesia bertanding di Vietnam, contohnya pada SEA Games 2021 lalu, Iwan Bule mengatakan pemain skuad Garuda diterima biasa saja.
"Ah, Vietnam keluhan mulu. Ya sudahlah biasa saja, kita juga di sana juga diteramanya juga biasa saja. Ya itu saja, sudah enjoy untuk bertanding," ucap Iwan Bule saat ditemui di Stadion Maguwoharjo pada Minggu (31/7/2022) malam.
Baca Juga: Profil Muhammad Iqbal Gwijangge, Kapten Timnas Indonesia U-16 di Piala AFF
Sementara itu, di laga perdana Piala AFF U-16 2022, Vietnam U-16 berhasil mengalahkan Singapura dengan skor telak 5-1. Sedangkan timnas Indonesia U-16 meraih kemenangan 2-0 atas Filipina U-16.
Tag
Berita Terkait
-
Arkhan Kaka, Bintang Kemenangan Timnas Indonesia U-16 yang Namanya Sempat Dicoret Bima Sakti
-
Bima Sakti Tak Puas Timnas Indonesia U-16 Cuma Menang 2-0 atas Filipina
-
Suporter Nyalakan Flare Dekat Bus usai Timnas Indonesia U-16 Kalahkan Filipina
-
Bungkam Filipina, Timnas Indonesia U-16 Lakoni Start Positif di Piala AFF U-16 2022
-
Pemain 14 Tahun Arkhan Kaka Putra Jadi Inspirator, Timnas Indonesia U-16 Ungguli Filipina 2-0 di Babak Pertama
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS
-
Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho
-
Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0
-
Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?