Suara.com - Bergabungnya Cesc Fabregas ke klub divisi dua Liga Italia (Serie B) Como 1907 tak hanya membuat gelandang Spanyol itu bakal dilatih oleh legenda sepak bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto.
Namun, Fabregas juga bakal jadi pemegang saham tim milik perusahaan Indonesia, Djarum Group yang didirikan oleh Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono tersebut.
Cesc Fabregas bergabung dengan Como 1907 secara gratis setelah kontraknya bersama klub Ligue 1 Prancis AS Monaco tidak diperpanjang. Dia mengonfirmasi kesepakatan dengan tim Serie B itu pada Senin (1/8/2022).
Cesc Fabregas yang kini berusia 35 tahun, pindah ke Monaco dari Chelsea pada 2019 dan membuat 68 penampilan untuk klub Prancis di semua kompetisi. Namun pada musim lalu, dia cuma main dua kali karena diterpa cedera.
Kini, Cesc Fabregas akan membuka lembaran baru dalam kariernya. Dia dikontrak Como 1907 selama dua tahun dan dipastikan menjadi pemegang saham klub tersebut.
CEO Como Dennis Wise, yang merupakan mantan kapten Chelsea, mengonfirmasi bahwa Fabregas akan menjadi pemegang saham saat memperkenalkan sang pemain sebagai rekrutan anyar mereka.
“Saya pikir itu akan menjadi kesepakatan yang sangat baik. Dia telah memutuskan untuk menikah dengan proyek ini selama dua tahun ke depan dan kami sangat senang dengan pilihan ini," ujar Dennis Wise dikutip dari Goal Internasional, Selasa (2/8/2022).
"Saya ingin berterima kasih kepada pengacaranya Darren dan istrinya Daniela karena telah meyakinkannya untuk menerima tawaran Como."
"Dia akan menjadi pemegang saham perusahaan, dia datang ke sini untuk itu juga. Dia akan berada di sini lebih lama dari yang diharapkan, dia ingin bergabung dengan klub untuk ambisi kami: memperbaiki stadion, membuka pusat olahraga baru, dan pergi ke Serie A."
Baca Juga: Tinggalkan Lechia Gdansk, Ini Deretan Klub yang Cocok Jadi Pelabuhan Baru Witan Sulaeman
Fabregas yang sempat menjadi bintang di Arsenal dan Barcelona serta timnas Spanyol itu mengatakan bahwa ambisinya saat ini adalah membantu Como 1907 promosi ke Serie A.
"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada klub karena mempercayai saya dan keluarga saya, yang selalu bersedia mengikuti saya dalam karier saya," kata Cesc Fabregas.
“Saya datang ke sini untuk bermain sebaik mungkin dan memenangkan sebanyak mungkin pertandingan. Ini adalah prioritas saya. Jika saya merasa tidak lagi seperti ini, saya akan gantung sepatu."
"Saya ingin membawa Como kembali ke tempat yang seharusnya: di Serie A. Saya tahu klub ingin menjadi kompetitif, itu telah menunjukkan ambisi sejak hari pertama," pungkasnya.
Cesc Fabregas bakal dilatih Kurniawan Dwi Yulianto lantaran legenda sepak bola Indonesia itu merupakan salah satu asisten pelatih Como 1907 di bawah arahan juru taktik Giacomo Gattuso.
Berita Terkait
-
Alasan Inter Milan Putus Kontrak Alexis Sanchez yang Kian Dekat Gabung Marseille
-
Cesc Fabregas Merasa Terhormat Gabung Klub Italia Milik Orang Indonesia Como 1907
-
Jalani Tes Medis, Cesc Fabregas Segera Dilatih Kurniawan Dwi Yulianto di Como 1907
-
Profil Kim Min-jae, Bek Anyar Napoli Asal Korsel yang Pernah Main di Indonesia
-
Percaya Diri, Simone Inzaghi Optimis Inter Raih Scudetto Musim Ini
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kata-kata Ajdin Hrustic Bawa Timnas Australia Cetak Sejarah Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Kolombia vs Portugal: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Benteng Terakhir Arema FC! 4 Penjaga Gawang Siap Tempur di Super Legue 2026/2027
-
3 Fakta Menarik Jelang Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup Mati di Grup G Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Lionel Messi Terancam Tergusur di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 karena Sosok Ini
-
Prediksi Superkomputer: Ini 8 Tim yang Bakal Lolos Lewat Jalur Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026
-
Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Manchester United Buka Suara