Suara.com - Pelatih Persita Tangerang, Angel Alfredo Vera menyebut kartu merah yang diterima timnya saat menghadapi Persebaya Surabaya bukanlah penyebab utama kekalahan mereka dalam laga pekan kedua Liga 1 2022/2023 itu.
Duel Persebaya Surabaya vs Persita Tangerang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (1/8/2022). Pendekar Cisadane selaku tim tamu tak berkutik dan kalah dengan skor 0-2.
Menurut Angel Alfredo Vera, kehilangan satu pemain sejak menit ke-33 setelah Agustin Cattane dikartu merah usai melanggar Arief Catur, tidak banyak memengaruhi permainan Persia Tangerang.
Dia menyebut tim masih bisa menjalankan strategi kendati pada praktiknya, para pemain Persita Tangerang dinilai Alfredo Vera kerap membuat kesalahan hingga level permainan mereka menurun.
"Sebelum kartu merah, kami memiliki beberapa kesalahan yang membuat permainan menjadi turun," kata Alfredo Vera dikutip dari laman resmi klub, Selasa (2/8/2022).
Vera menyebut pasca kartu merah, para pemain Persita Tangerang tidak kehilangan semangat. Mereka bahkan sempat membuat peluang emas yang sayangnya gagal dimanfaatkan menjadi gol.
"Walau kena kartu merah, kami main lebih baik," jelas mantan juru formasi Persebaya Surabaya tersebut.
Vera menilai Pendekar Cisadane harus segera melakukan evaluasi, terutama di lini depan yang dianggap masih kurang klinis dalam mengonversi peluang menjadi gol.
"Kami mungkin kurang akurat dan kurang tenang. Tidak sampai kotak penalti lawan, peluang dari Elisa Basna menjadi salah satu yang terbaik," pungkasnya.
Baca Juga: Alfredo Vera Apresiasi Penampilan Persita Meski Takluk dari Persebaya Surabaya
Persita Tangerang kalah 0-2 dari Persebaya Surabaya setelah gawang mereka dibobol Sho Yamamoto pada menit ke-23 dan Rizky Ridho 12 menit pasca babak kedua berlangsung.
Setelah laga ini, Persita Tangerang dijadwalkan bertemu Dewa United pada laga pekan ketiga Liga 1 2022/2023 pada 7 Agustus mendatang.
Berita Terkait
-
Daftar Lengkap Sidang Komdis PSSI, 5 Klub dan 2 Pemain Dapat Hukuman
-
Sapu Bersih Dua Laga Awal BRI Liga 1 2022/2023, Persikabo 1973 Dilarang Besar Kepala
-
Klasemen dan Top Skor Sementara Liga 1 2022/2023: Madura United di Puncak, Persis Solo di Zona Degradasi
-
5 Hits Bola: Lepas Gabriel Jesus Jadi Bukti Manchester City Anggap Remeh Arsenal
-
Jakmania Ikut Patungan Bayar Denda Persija ke Komdis PSSI
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026
-
Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT