Suara.com - Penyerang anyar Manchester City Erling Haaland mengaku tidak merisaukan proses adaptasinya di Liga Inggris jelang bergulirnya kompetisi pada akhir pekan ini.
"Kami akan melihat soal menetap. Orang mengambil waktu, orang bisa langsung ke situ. Kami harus untuk melihat, tapi saya tidak khawatir. Ini adalah hidup sebagai pesepak bola, saya harus hidup dengan itu," jelas Haaland, dikutip Antara dari Sky Sports, Jumat (5/8/2022).
Pemain asal Norwegia itu menjelaskan setiap pemain akan dinilai setiap pekan berdasarkan apa yang mereka tampilkan di lapangan sehingga ia harus menampilkan yang terbaik.
Haaland menambahkan, sebagai seorang penyerang ini merupakan sesuatu yang tidak boleh dijadikan beban pikiran karena hal tersebut bisa membuat seorang pemain melakukan hal yang tidak ingin dilakukan.
"Ini semua tentang mencoba untuk menikmati, hidup pada saat ini. Orang-orang membicarakan apa yang Anda lakukan setahun yang lalu, tetapi itu adalah pertandingan berikutnya yang diperhitungkan," terang Haaland.
Pemain bernama lengkap Erling Braut Haaland itu sempat menerima sorotan tajam setelah tidak tampil menjanjikan pada pertandingan menghadapi Liverpool pada ajang Community Shield pekan lalu.
Selanjutnya Haaland akan berusaha membuktikan ketajamannya ketika Manchester City menghadapi West Ham United di Stadion London, Minggu (7/8/2022), pada pekan perdana Liga Inggris.
Manchester City mendatangkan Erling Haaland dari Borussia Dortmund pada bursa transfer pemain musim panas ini dengan biaya mencapai 60 juta euro (sekitar Rp916 miliar) dengan durasi kontrak lima tahun.
Pada musim lalu, Haaland menjadi penyerang tajam Borussia Dortmund dengan mencatatkan 29 gol serta 8 assist dari total 30 penampilan di berbagai ajang. Pada musim tersebut Haaland tidak dapat tampil maksimal karena beberapa kali menepi karena cedera.
Baca Juga: Liga Inggris Segera Dimulai, Ini 3 Alasan Manchester United Sulit Finis Empat Besar Musim Ini
Berita Terkait
-
Ramai Video Pagar Besi di Mal, Penasihat Presiden: Kita Doakan Bangsa Kita Aman
-
Odoo Indonesia Ekspansi Kantor Baru, Perkuat Ekosistem Digital Hub di BSD City
-
Bikin Heboh! Mal Kota Kasablanka Dipasangi Pagar Besi Lancip, Warganet Mulai Berspekulasi, Ada Apa?
-
Tak Punya Dana Segar, Alasan Proyek LRT City Mangkrak
-
2.400 Konsumen LRT City Belum Terima Apartemen, Pemerintah Diminta Turun Tangan
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur