Suara.com - Mengenal sosok Mulia Sugeharto, penggawa Timnas Malaysia U-16 di Piala AFF U-16 2022 yang ternyata merupakan pemain keturunan Indonesia.
Timnas Malaysia U-16 memang tak berada dalam satu grup dengan Timnas Indonesia U-16 di ajang Piala AFF U-16 2022 ini.
Namun, rivalitas yang dimiliki kedua tim memiliki sisi unik yang menarik untuk dibahas, saat keduanya sama-sama mengikuti kompetisi di level Asia Tenggara.
Salah satu sisi unik yang dimiliki adalah mengenai kehadiran pemain berdarah Indonesia yang membela kubu Malaysia.
Untuk Piala AFF U-16 2022 ini, ternyata ada satu pemain keturunan Indonesia yang membela Malaysia. Sosok tersebut adalah Mulia Hairi bin Mulia Sugeharto.
Hadirnya nama Mulia Hairi bin Mulia Sugeharto di skuad Timnas Malaysia U-16 pun sempat menjadi perbincangan. Sebab, namanya identik dengan nama-nama orang Indonesia.
Dugaan bahwa Mulia Hairi bin Mulia Sugeharto merupakan pemain keturunan Indonesia kemudian diamini oleh pelatih Timnas Malaysia U-16, Osmera Omaro.
Osmera Omaro mengklaim bahwa Mulia Hairi bin Mulia Sugeharto merupakan pemain keturunan Indonesia dari sang ayah.
Meski memiliki garis keturunan Indonesia, Mulia Hairi bin Mulia Sugeharto ternyata lahir dan besar di Malaysia.
Baca Juga: Myanmar Siap Jalani Laga Sulit Kontra Kamboja demi Tiket Semifinal Piala AFF U-16 2022
Dilansir dari data pemerintah Malaysia, Mulia Hairi lahir di Selangor pada 1 November 2006. Ia termasuk dalam bagian Academy Mokhtar Dahari (AMD).
Academy Mokhtar Dahari (AMD) sendiri merupakan akademi bentukan pemerintah Malaysia guna mencetak pemain-pemain muda untuk masa depan sepak bola Harimau Malaya.
Hal ini lantas membawa Mulia Hairi tampil untuk membela Timnas Malaysia di kelompok umur, terutama di Piala AFF U-16 2022 ini.
Mulia Hairi pun turut ambil bagian dan termasuk dalam 25 pemain terpilih yang dibawa Osmera Omaro ke Yogyakarta untuk Piala AFF U-16 2022.
Meski demikian, Mulia Hairi nyatanya belum pernah membela Timnas Malaysia U-16 di Piala AFF U-16 2022.
Dalam dua pertandingan yang telah dilakoni Malaysia di babak grup Piala AFF U-16 2022, pemain yang berposisi sebagai bek ini sama sekali tak diturunkan oleh Osmera Omaro.
Berita Terkait
-
Arkhan Kaka hingga Nabil Asyura, Berikut 4 Pemain Timnas Indonesia U-16 Layak Dijajal Shin Tae-yong di Piala Dunia U-20
-
Piala AFF U-16 2022: Pelatih Malaysia Kecewa Timnya Buang Peluang Kunci Semifinal Lebih Cepat
-
Media Vietnam Ketar-ketir Timnas Indonesia Siap Pupus Harapan Mereka ke Semifinal Piala AFF U-16 2022
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Vietnam di Laga Pamungkas Grup A Piala AFF U-16 2022
-
Shin tae-yong Layak Jajal 4 Pemain Timnas Indonesia U-16 untuk Piala Dunia U-20 2023
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren
-
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar
-
GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT
-
Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan
-
Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya