Suara.com - Sejumlah pemain berjasa besar mengantarkan PSM Makassar tampil impresif di awal musim ini, baik itu di pentas Liga 1 2022-2023 atau Piala AFC 2022. Mereka juga layak dipanggil timnas Indonesia.
Di ajang Liga 1 2022-2023, para pemain ini mampu membawa PSM Makassar menjadi salah satu kontestan yang belum pernah terkalahkan pada tiga laga awal.
Bahkan, mereka sanggup mengantarkan PSM melejit ke peringkat ketiga klasemen sementara Liga 1 2022-2023 dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan.
Teranyar, para pemain tersebut juga tampil impresif bersama Juku Eja ketika menumbangkan Kedah Darul Aman di fase semifinal Piala AFC 2022 zona ASEAN.
Kemenangan dengan skor 2-1 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (9/8/2022) itu mengantarkan PSM Makassar ke final Piala AFC 2022 Zona ASEAN.
Setidaknya, ada tiga pemain lokal PSM Makassar yang tampil konsisten di awal musim ini. Mereka juga dinilai layak mendapatkan kesempatan dari Shin Tae-yong untuk memperkuat timnas Indonesia.
Berikut tiga pemain PSM Makassar yang layak dipanggil timnas Indonesia.
Salah satu pemain yang mulai menemukan kembali performa impresifnya pada kompetisi musim ini ialah Muhammad Arfan, gelandang PSM Makassar.
Baca Juga: Prakiraan Susunan Pemain Timnas Indonesia U-16 vs Myanmar di Semifinal Piala AFF
Gelandang bertahan berusia 24 tahun ini menjadi salah satu pemain lokal yang diandalkan oleh Bernardo Tavares, baik itu di level domestik maupun internasional.
Sejauh ini, Muhammad Arfan sudah tiga kali mencatatkan penampilan di Liga 1 2022-2023. Semua aksinya dimulai sebagai starter.
Sementara di Piala AFC 2022, dia sudah mencatatkan jumlah pertandingan yang sama, plus satu assist untuk Yuran Fernandes ketika PS Makassar menang 2-1 atas Kedah Darul Aman.
Arfan sebetulnya bukan pemain baru di skuad timnas Indonesia. Sebab, sebelumnya dia sempat dipanggil Luis Milla di Timnas Indonesia U-23.
Tak hanya itu, gelandang asli Makassar tersebut juga pernah mencatatkan penampilan bersama timnas Indonesia di level senior.
2. Yance Sayuri
Tag
Berita Terkait
-
John Herdman Harus Pagari Pemain yang Pernah Main di Timnas Indonesia U-17 Sebelum Diserobot Jerman
-
Shayne Pattynama: Saya Dihukum
-
Sambut Era Baru Timnas Indonesia, Sandy Walsh Ungkap Komunikasi Positif dengan John Herdman
-
Ole Romeny Kehilangan Tempat, Oxford United Buka Peluang Transfer?
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia