Suara.com - Borneo FC bakal memberikan bonus beasiswa sampai selesai kuliah kepada tujuh pemainnya yang tergabung di Tim Nasional (Timnas) U-16 Indonesia setelah berhasil menjuarai Piala AFF U-16 2022.
Di Timnas U-16, ada tujuh pemain Borneo FC Junior, yakni Yanuar Sanusi, Ridho Al Ikhsan, Andrika Fathir Rachman, Narendra Tegar Islami, Muhammad Kafiatur Rizky, Ridzar Nurviat Subagja, dan Andhika Putra Setiawan.
Chief Operating Officer Borneo FC Ponaryo Astaman melalui laman resmi klub, Jumat, mengatakan beasiswa itu diberikan sebagai tambahan motivasi, sekaligus bentuk apresiasi dari klub berjuluk Pesut Etam itu.
"Sebagai tambahan motivasi sekaligus bentuk apresiasi dari klub, kita akan memberi ketujuh pemain Borneo FC di Timnas U-16 beasiswa sampai lulus kuliah jika mereka berhasil menjadi juara di turnamen AFF U-16," katanya seperti dimuat Antara.
Menurutnya, sepak bola sekarang memberikan prestasi buat mereka, tetapi pendidikan tetap penting dan tidak boleh dilupakan.
"Karena di usia mereka sekarang pendidikan itu penting. Itu akan mereka bawa bahkan sampai nanti selesai bermain bola. Usia mereka masih sangat muda, jalan mereka masih panjang," jelasnya.
Dengan pendidikan yang baik, kata dia, mereka akan berkembang bukan hanya menjadi pesepakbola yang lebih baik, tapi juga manusia yang lebih baik.
"Kita harapkan juga mereka tidak berhenti sampai sini prestasinya, semoga mereka kelak bisa konsisten dan bakal menjadi masa depan untuk Borneo FC maupun Timnas Indonesia di level lebih tinggi," pungkasnya.
Indonesia sukses menjadi juara Piala AFF U-16 2022 setelah menundukkan Vietnam dengan skor 1-0 pada laga final di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (12/8/2022) malam.
Baca Juga: Sejumlah Pemain Persib Absen di Laga Kontra PSIS Semarang, Termasuk Beckham Putra
Satu-satunya gol pada pertandingan yang disaksikan lebih dari 15 ribu suporter Indonesia itu dilesakkan oleh gelandang Muhammad Kafiatur Rizky.
Dengan demikian, Indonesia sudah mengoleksi dua gelar juara Piala AFF U-16. Sebelumnya, mereka menjadi kampiun di Piala AFF U-16 tahun 2018 yang digelar di Sidoarjo, Jawa Timur.
Sementara bagi Vietnam, status "runner up" menyamai pencapaian mereka pada Piala AFF U-16 tahun 2016.
Trofi kampiun Indonesia pun menjadi spesial untuk sang pelatih Bima Sakti karena menjadi piala juara perdananya selama berkarier sebagai juru taktik.
Tag
Berita Terkait
-
Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
-
Timnas Indonesia dan Keikhlasan Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
-
Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran
-
3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland
-
Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia
-
Didier Deschamps Ungkap Alasan Prancis Sulit Kalahkan Paraguay
-
Thomas Tuchel: Lawan Meksiko Tenang Aja
-
Kylian Mbappe ke Paraguay: Kami Bisa Juga Mengotori Tangan, Tapi Itu Cara Buruk
-
Jesse Marsch: Kami Lebih Baik di Babak Pertama, Maroko 'Ngegas' di sepertiga Akhir Laga