Suara.com - Berikut profil Guam, tim yang akan menjadi lawan pertama Timnas Indonesia U-16 di ajang Kualifikasi Piala Asia U-17 2023.
Belum lama ini, AFC selaku Federasi Sepak Bola Asia telah merilis pembagian grup sekaligus waktu penyelenggaraan Kualifikasi Piala Asia U-17 2023.
AFC pun menunjuk 10 negara yang akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kualifikasi Piala Asia U-17 2023, di mana Indonesia termasuk salah satunya.
Timnas Indonesia U-16 / U-17 sendiri akan menjadi tuan rumah Grup B, yang berisikan lima tim yakni Indonesia, Guam, Malaysia, Palestina, dan Uni Emirat Arab.
Nantinya, Timnas U-16 dijadwalkan akan melakoni laga pertamanya pada 3 Oktober 2022 dan melakoni laga terakhir Grup B pada 9 Oktober 2022.
Adapun untuk lawan pertama Timnas Indonesia U-16 di babak Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 pada 3 Oktober 2022 mendatang adalah Guam.
Guam sendiri merupakan tim yang berasal dari Federasi Sepak Bola Asia Timur atau EAFF. Federasi ini sendiri sempat dilaporkan akan menjadi pelabuhan Timnas Indonesia beberapa waktu lalu.
Lantas, seperti apa kekuatan Guam U-17? Akankah tim ini akan menyulitkan langkah Timnas Indonesia U-16 di laga pertama Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17?
Profil Guam
Melansir dari berbagai sumber yang ada, Guam U-17 sendiri tak punya kiprah mentereng di Piala Asia U-17 yang bergulir sejak 1985.
Tercatat, Guam U-17 tak pernah lolos ke Piala Asia U-17. Kebanyakan, tim ini tak berpartisipasi di babak kualifikasi.
Guam sendiri baru mengikuti kualifikasi pada tahun 1994. Sempat tak berpartisipasi di tahun 1996 dan mundur di tahun 2000, Guam kemudian mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-17.
Secara prestasi, tak banyak prestasi yang didapat Guam, baik di kancah regional atau Asia Timur, maupun di kancah internasional.
Meski begitu, belum lama ini Guam U-17 berpartisipasi di ajang 2022 Surf Cup yang berlangsung di San Diego, California, Amerika Serikat.
Dalam ajang tersebut, Guam U-17 hanya mampu meraih satu kemenangan dari tiga laga yang dijalani, dengan mencetak 4 gol dan kebobolan 10 gol.
Berita Terkait
-
Lolos Otomatis, Timnas Indonesia U-17 Masuk Pot 2 Drawing Piala Asia U-17 2026
-
Mike Rajasa Tak Lupa Momen Debut Bersama Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17
-
Misi Tersembunyi PSSI Terbongkar Saat Dibentuknya Timnas Indonesia U-17, Apa Itu?
-
Jadi Mimpi Buruk Timnas Indonesia U-17, Wonderkid Brasil Diperebutkan Chelsea dan Man United
-
Mike Rajasa Ceritakan Pengalaman Mentas di Piala Dunia U-17 2025 Bersama Timnas Indonesia U-17
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Cari Pemain Kuat di Super League, Begini Strategi John Herdman untuk Dongkrak Timnas Indonesia
-
Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?
-
Hasil Super League: Brace Alex Martins Bawa Dewa United Bungkam Arema FC
-
John Herdman Mulai Perburuan Pemain Keturunan di Eropa demi Perkuat Timnas Indonesia
-
Saga Bursa Transfer: Manchester City Bawa Pulang Trent Alexander-Arnold ke Inggris?
-
Di Balik Momen Lucu Emil Audero Ketinggalan Bus, Sikap Ramahnya Jadi Sorotan Media Italia
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman