Suara.com - Karim Benzema mengatakan bahwa berada dalam performa terbaikdalam karirnya di Real Madrid meskipun sudah berusia 34 tahun. Hal itu diungkapkan striker asal Prancis usai menerima penghargaan sebagai Pemain Terbaik UEFA 2021/22.
Karim Benzema dinobatkan sebagai Pemain Terbaik UEFA untuk 2021/22 setelah mengantar Real Madrid juara La Liga Santander dan memenangi trofi Liga Champions musim lalu.
“Sekarang di usia 34 saya lebih baik, saya bermain lebih baik,” kata Benzema kepada European Sports Media (ESM).
“Memang benar bahwa pada level pribadi ini adalah musim terbaik dalam karier saya, tetapi ada satu hal yang tidak berubah: saya pergi ke lapangan memikirkan apa yang harus saya lakukan untuk memenangkan pertandingan, saya memikirkan tim, bukan diriku."
Benzema kemudian mengakui bahwa trofi Liga Champions musim lalu adalah yang termanis yang ia menangkan dalam kariernya karena cara Real Madrid membalikkan keadaan di sistem gugur.
"Meskipun setiap gelar memiliki sejarahnya sendiri dan berbeda, jelas bahwa Liga Champions ini adalah yang paling sulit dari lima yang saya menangkan, dan bagi saya itu juga yang paling indah karena comeback dan karena kami tidak pernah menyerah," tambah Benzema.
Pemain Prancis itu juga menekankan bahwa dia tidak mengubah permainannya menyusul kepergian Cristiano Ronaldo dari Real Madrid pada 2018 lalu.
Benzema juga mengakui jika mustahil baginya untuk melampaui torehan gol Cristiano Ronaldo di Real Madrid.
Selama berseragam Real Madrid, Ronaldo membukukan 311 gol. Sementara Benzema saat ini baru mengemas 220 gol untuk Los Blancos.
Baca Juga: Erik Ten Hag Sudah Muak dengan Cristiano Ronaldo, Persilakan Sang Superstar Angkat Kaki
“Cristiano banyak membantu saya,” kata Benzema.
"Dengan dia saya memiliki peran lain dan ketika dia pergi, saya tahu saya bisa mengambil langkah maju dalam mencetak gol, tapi tetap bermain sepak bola."
"Apa yang berubah sejak saat itu adalah penghitungan gol saya, tapi saya masih bermain dengan cara yang menurut saya Anda harus memainkan permainan ini. Angka-angka itu berarti saya tidak jauh di belakang legenda Real Madrid, dan itu memberi saya kepercayaan diri, meskipun Saya tahu bahwa melampaui gol Cristiano tidak mungkin."
“Itulah mengapa saya fokus pada apa yang bisa saya lakukan di lapangan untuk membantu tim menang. Angka bukanlah hal terpenting. Saya tidak bermain hanya memikirkan gelar atau gol."
"Saya bermain karena saya mencintai sepak bola, meskipun saya memiliki mimpi, tentu saja, seperti memenangkan Piala Dunia atau Ballon d'Or."
Berita Terkait
-
Kalah Agregat, Alvaro Arbeloa Tegaskan Tak Butuh Keajaiban Hadapi Bayern Munich
-
Kolaborasi Epik! Legenda Timnas Indonesia Setim Eks Juventus hingga Madrid di Clash of Legends
-
Wajah Mbappe Berdarah! Arbeloa Ngamuk ke Wasit usai Real Madrid Ditahan Girona
-
Hadirkan Ronaldo hingga Del Piero, Jakarta Targetkan Eksposur Global Lewat Clash of Legends
-
Ronaldo hingga Patrick Kluivert Bakal Adu Tanding di GBK, Catat Tanggalnya!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Prediksi Arsenal vs Sporting CP: Modal 1-0 Belum Jamin The Gunners ke Semifinal
-
Media Italia Coret Timnas Indonesia dari Calon Tim Playoff Darurat Piala Dunia 2026
-
Skenario Darurat FIFA: Italia Masuk Radar Playoff Piala Dunia 2026, Bagaimana Timnas Indonesia?
-
Pemain Keturunan Depok Ngebet Mau Bela Timnas Indonesia Meski Isu Paspoorgate Mencuat
-
Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions
-
Dihajar Vietnam, Pelatih Malaysia Beri Peringatan Keras Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Skandal Paspor Eredivisie: Pemain Keturunan Depok Bersyukur Belum Jadi WNI
-
Pelatih Belanda Bingung Disinggung Soal Paspoorgate Bisa Berdampak Besar Bagi Pemain Indonesia
-
Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal
-
Intip Gol Dahsyat Luke Vickery, Striker Idaman John Herdman Segera Gabung Timnas Indonesia?