Suara.com - Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll menyatakan bahwa laga tandang melawan tuan rumah Arema FC dalam lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur akan menjadi pertandingan yang cukup keras dan sulit.
Menurut Doll, dalam beberapa pertandingan terakhir skuad Singo Edan telah membuktikan bahwa mereka bisa bermain cukup keras dan mampu bertahan dengan baik.
"Mereka selalu bersabar dan menunggu momen untuk melakukan serangan balik. Jadi besok akan jadi pertandingan keras dan sulit untuk Persija," kata Doll dalam jumpa pers pralaga di Stadion Kanjuruhan, seperti dimuat Antara, Sabtu (27/8/2022) .
Doll menjelaskan, untuk melawan tim yang memiliki pertahanan yang baik seperti Arema, maka dibutuhkan penguasaan bola yang harus sama baiknya dengan tim lawan. Ia menilai, pada saat tim yang menguasai permainan dan tiba-tiba kehilangan bola, bisa menyebabkan permainan menjadi tidak sesuai dengan strategi yang diterapkan.
Oleh karena itu, Doll mengatakan dalam melawan tim yang memiliki pertahanan baik juga diperlukan kesabaran dan ketenangan dalam mengolah si kulit bundar. Kemudian, penguasaan bola dan umpan-umpan harus berjalan dengan baik.
"Bermain dengan tim yang bertahan, kita harus berhati-hati, harus sabar, dan kita harus melakukan passing yang baik serta penguasaan bola yang baik pula. Kemudian, tentu saja kita membutuhkan konsentrasi yang sangat tinggi dan kita juga perlu bermain secara pintar dan tenang," katanya.
Dalam menghadapi tim besar seperti Arema yang bermain di hadapan puluhan ribu pendukungnya, tambahnya, juga dibutuhkan motivasi tinggi dari anak asuhnya. Ia meyakini skuad Macan Kemayoran saat ini memiliki motivasi tinggi usai mengantongi kemenangan pada dua laga terakhirnya melawan RANS Nusantara FC dan Persita Tangerang.
"Ini dibutuhkan motivasi yang tinggi dari setiap pemain. Bagi saya, dengan kesuksesan kami memenangkan dua pertandingan terakhir, itu membuat kita tidak terlalu merasakan lelah," kata Doll.
Ia menambahkan, salah satu pemain Arema yang menjadi perhatiannya adalah keberadaan penyerang berdarah Portugal-Guinea Bissau, Abel Camara. Namun, pada setiap tim yang berlaga di Liga 1, masing-masing memiliki pemain yang spesial dan berkarakter menarik.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Tekuk Persikabo 1973, Madura United Naik ke Puncak Klasemen
"Ada karakter yang menarik dari striker Arema. Namun, setiap tim punya pemain yang spesial pada masing-masing tim, saya akan lebih fokus pada permainan tim kita," katanya.
Gelandang Persija Hanif Sjahbandi menambahkan ia ingin mendapatkan hasil terbaik di pertandingan besok, mengingat ia pernah merumput bersama Arema dan siap menghadapi tekanan dari para pendukung tuan rumah.
"Ini spesial buat saya, karena saya sebelumnya berseragam Arema dan kini kembali ke sini bersama Persija. Kami datang ke sini ingin mendapatkan hasil terbaik. Terkait tekanan dari pendukung, itu hal yang lumrah ketika kita bermain di klub besar, pasti akan ada tekanan khususnya dari tuan rumah," katanya.
Arema saat ini menempati peringkat kedelapan klasemen dengan koleksi 10 poin, dua strip di bawah Persija yang punya satu poin lebih banyak.
Berita Terkait
-
Kabar Baik Persija! Radovan Pankov Hampir Pulih, Shin Tae-yong Siap Turunkan Benteng Serbia
-
Empat Kiper Persija Jakarta Digembleng Keras STY Saat TC Thailand, Aqil Savik Tetap Enjoy
-
Persija Masuk Fase Panas TC Thailand, Shin Tae-yong Mulai Tentukan Pemain Pilihan
-
Pesan Tegas Shin Tae-yong di Hari Kemerdekaan Indonesia
-
Baru Tugas Negara Bela Timnas Indonesia, Shayne Pattynama Langsung Digeber STY
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Sengketa Batas Tanah di Tasikmalaya Berujung Maut, Satu Orang Tewas
-
Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
-
Bukan Pertumbuhan Ekonomi, Riset CORE Bongkar RAPBN 2027 Justru Bikin Anggaran Makin Ketat
-
Diperiksa KPK 7 Jam, Bupati Kuansing Bungkam Soal Selisih Amplop di Meja Raja Juli
-
Dari Dapur Rumah ke Restoran, Bisnis Alumni SisBerdaya Ini Catat Kenaikan Omzet 70%
-
Review Loki Season 2: Dari God of Mischief Menjadi Penjaga Multisemesta
-
Mengantuk Sekejap, Pikap L300 Terjun Bebas ke Sungai di Blitar
-
Panas! Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik saat Korsel dan AS Latihan Militer
-
Nasib Ribuan Mahasiswa Jakarta Terancam Data Desil
-
Mendag Dorong Pelaku Industri Manfaatkan Trade Expo Indonesia