Bola / Bola Indonesia
Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:05 WIB
Penjaga gawang Bhayangkara FC, Aqil Savik. (Suara.com/Rahman)
Baca 10 detik
  • Empat kiper Persija menjalani program latihan fisik dan teknik ekstra selama pemusatan latihan Thailand.

  • Aqil Savik menilai pemusatan latihan intensif sangat efektif meningkatkan fisik, komunikasi, dan adaptasi tim.

  • Hasil turnamen pramusim dan tempaan TC Thailand menjadi modal utama Persija menghadapi kompetisi baru.

Suara.com - Persija Jakarta terus mematangkan persiapan menghadapi musim baru melalui Training Camp (TC) di Thailand. Tidak hanya pemain di sektor lapangan, empat penjaga gawang Macan Kemayoran juga mendapat program khusus dengan intensitas latihan yang tinggi.

Aqil Savik, Hafizh Rizkianur, Andritany Ardhiyasa, dan Nadeo Argawinata menjadi bagian dari program tersebut. Keempatnya menjalani porsi latihan tersendiri yang dimulai lebih awal dan bahkan berlanjut setelah sesi utama tim berakhir.

Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan para kiper secara menyeluruh. Aspek yang diasah tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengawal gawang, tetapi juga kondisi fisik, teknik, hingga kemampuan membaca situasi permainan.

Persija terus begerak dalam mempersiapkan kekuatan terbaiknya menyambut Super League 2026/2027. Kali ini, Macan Kemayoran mendatangkan Aqil Savik untuk memperkuat barisan penjaga gawang. [Dok Persija]

Peran penjaga gawang dalam sepak bola modern memang semakin berkembang. Kiper dituntut mampu terlibat dalam permainan dari belakang, sehingga penguasaan bola dan pengambilan keputusan turut menjadi bagian yang diperhatikan dalam sesi latihan Persija.

Aqil Savik merasakan langsung manfaat dari program yang diberikan selama TC di Thailand. Menurutnya, intensitas latihan yang tinggi menjadi kesempatan bagi para kiper untuk meningkatkan kesiapan sebelum kompetisi resmi dimulai.

"Latihan di sini sangat intens, bagus untuk tim untuk meningkatkan fisik dan chemistry antarpemain. Program ini bagus untuk kiper karena fisik kiper sangat ditempa di sini," kata Aqil kepada awak media.

"Fisik dasar, teknik, dan semuanya sangat ditempa sehingga sangat bagus untuk perkembangan di liga yang akan kami hadapi," tutur Aqil.

Bagi Aqil, latihan intensif tersebut juga menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan menghadapi persaingan musim baru.

Ia melihat tempaan selama di Thailand dapat menjadi fondasi bagi dirinya dan para kiper Persija sebelum kompetisi berlangsung.

Baca Juga: Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Selain latihan, Aqil juga membawa pengalaman dari turnamen pramusim yang telah dijalani Persija. Ajang tersebut menjadi kesempatan bagi dirinya untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, mengingat ia bergabung ketika komposisi skuad Macan Kemayoran mengalami sejumlah perubahan.

Adaptasi dan komunikasi menjadi dua aspek yang menurut Aqil sangat penting untuk segera dibangun. Terlebih, koordinasi antara penjaga gawang dengan pemain bertahan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga organisasi permainan sebuah tim.

Pengalaman dari pramusim pun menjadi modal bagi Aqil untuk menghadapi kompetisi yang sesungguhnya. Ia berharap proses yang telah dilalui membuat dirinya dan rekan-rekannya lebih siap ketika musim baru dimulai.

"Banyak sekali pelajaran yang bisa diambil, mulai dari adaptasi dan komunikasi," ia menambahkan.

"Tentu pramusim kemarin menjadi modal penting untuk liga nanti sehingga kita tidak kaget dan sudah terbiasa," pungkasnya.

Load More