- KPK memeriksa Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby di Gedung Merah Putih Jakarta pada Kamis, 20 Agustus 2026.
- Suhardiman yang mengenakan rompi tahanan menjalani proses pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi selama kurang lebih tujuh jam.
- Pemeriksaan tersebut juga menyinggung perihal selisih nominal uang dalam pengembalian amplop kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Bupati Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby terkait sejumlah perkara kasus dugaan rasuah yang menyeret namanya pada Kamis, (20/8/2026).
Berdasarkan pantuan Suara.com di lokasi, Suhardiman digiring masuk ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, lengkap dengan mengenakan busana batik yang dibalut rompi oranye khas tahanan KPK pada pukuk 13.11 WIB.
Suhardiman hanya berjalan lenggang sembari melemparkan senyum kepada awak media saat memasuki gedung.
Ia tampak meninggalkan Gedung Merah Putih KPK pukul 18.03 setelah menjalani pemeriksaan selama lebih kurang 7 jam.
Saat meninggalkan gedung, Suhardiman masih tak memberikan respon kepada awak media.
Ia juga hanya menjawab singkat perihal adanya kekurangan selisih nominal sebesar 2.000 SGD dalam pengembalian amplop Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.
Suhardiman diduga meninggalkan amplop di meja kerja Raja Juli sebesar 14.000 SGD.
"Besok, ya. Besok, ya," kata Suhardiman kepada wartawan pada Kamis, (20/8/2026).
Namun hingga berita ini ditulis, belum terkonfirmasi pemeriksaan Suhardiman pada hari berkaitan dengan klaster pada kasus apa. (Reporter: Alif Bintang)
Baca Juga: 'Tidak Benar!' KPK Bantah OTT Pejabat Pemkab Bogor
Berita Terkait
-
'Tidak Benar!' KPK Bantah OTT Pejabat Pemkab Bogor
-
Pejabat Bea Cukai dan Pegawai Blueray Cargo Diperiksa KPK Soal Kasus Gatot Heroe
-
KPK Pastikan Ada Mens Rea dalam Kasus Kuota Haji Mantan Menag Yaqut
-
Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Pertumbuhan Ekonomi, Riset CORE Bongkar RAPBN 2027 Justru Bikin Anggaran Makin Ketat
-
Diperiksa KPK 7 Jam, Bupati Kuansing Bungkam Soal Selisih Amplop di Meja Raja Juli
-
Dari Dapur Rumah ke Restoran, Bisnis Alumni SisBerdaya Ini Catat Kenaikan Omzet 70%
-
Review Loki Season 2: Dari God of Mischief Menjadi Penjaga Multisemesta
-
Mengantuk Sekejap, Pikap L300 Terjun Bebas ke Sungai di Blitar
-
Panas! Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik saat Korsel dan AS Latihan Militer
-
Nasib Ribuan Mahasiswa Jakarta Terancam Data Desil
-
Mendag Dorong Pelaku Industri Manfaatkan Trade Expo Indonesia
-
81 Tahun Merdeka: Memaknai Ulang Ikigai di Tengah Realitas Anak Muda Indonesia
-
Diskon Belanja di GrandLucky Spesial dari BRI, Ini Syaratnya