Suara.com - Manchester United telah resmi merampungkan transfer pemain sayap asal Brasil Antony dari Ajax dengan biaya awal 95 juta euro (sekitar Rp1,41 triliun).
Transfer ini membuat Antony menjadi pemain dengan nilai pembelian termahal keempat dalam sejarah Liga Premier Inggris. Pemain berusia 22 tahun itu telah menandatangani kontrak hingga 2027, dengan opsi tambahan satu tahun.
"Ini adalah momen luar biasa dalam karier saya untuk bergabung dengan salah satu klub paling ikonik di dunia," kata Antony dikutip Antara dari situs resmi klub pada Kamis (1/9/2022).
Dalam kesempatan ini, Antony tidak lupa berterima kasih kepada semua pihak yang telah berjasa terhadap kariernya selama ini.
"Saya berterima kasih kepada semua orang yang telah memercayai saya, terutama keluarga saya dan semua tim pelatih dan rekan satu tim saya, karena saya tidak bisa sampai di sini tanpa mereka," lanjut pemain berusia 22 tahun tersebut.
Antony mengungkapkan bahwa bermain di bawah Erik ten Hag lagi menjadi salah satu faktor dia memutuskan bergabung ke Manchester United.
"Bermain di bawah asuhan Erik ten Hag di Ajax sangat cocok untuk saya dan perkembangan saya. Gaya sepak bola dan kepelatihannya bisa mengeluarkan yang terbaik dalam diri saya, dan saya senang dengan apa yang dia katakan kepada saya tentang rencana serta ambisinya di Manchester," katanya.
Antony mencetak 24 gol dan memberikan 22 assist dalam 82 penampilan untuk Ajax. Dia bergabung dengan juara Belanda itu dari Sao Paulo pada 2020 dan bermain di bawah asuhan Ten Hag.
Dia mencetak tujuh gol dalam 11 penampilan Liga Champions untuk Ajax dan mencetak dua gol dalam sembilan penampilan untuk tim nasional Brasil sejak melakukan debutnya pada Oktober 2021.
Baca Juga: 5 Pemain yang Cetak Hat-trick di Dua Laga Liga Inggris secara Beruntun, Teranyar Erling Haaland
Sebelum Antony, rekor biaya transfer termahal Manchester United adalah 89 juta poundsterling saat mereka memulangkan Paul Pogba dari Juventus pada Agustus 2016.
Antony sendiri menjadi rekrutan kelima Manchester United musim panas ini, menyusul kedatangan mantan rekan setimnya di Aja Lisandro Martinez, gelandang Casemiro dari Real Madrid, bek sayap Tyrell Malacia dari Feyenoord dan Christian Eriksen yang didatangkan dengan status bebas transfer.
Berita Terkait
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Era Xabi Alonso Dimulai! Chelsea Boyong Bek Terbaik Serie A Marco Palestra
-
Edwin van der Sar Sukses Gegerkan Jakarta, Sejumlah Agenda Diserbu Penggemar
-
Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Manchester United yang Ketiban Sial
-
Kunjungi Indonesia, Legenda MU Edwin van der Sar Soroti Masa Depan Skuad Garuda
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
-
Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran
-
3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland
-
Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia
-
Didier Deschamps Ungkap Alasan Prancis Sulit Kalahkan Paraguay
-
Thomas Tuchel: Lawan Meksiko Tenang Aja
-
Kylian Mbappe ke Paraguay: Kami Bisa Juga Mengotori Tangan, Tapi Itu Cara Buruk
-
Jesse Marsch: Kami Lebih Baik di Babak Pertama, Maroko 'Ngegas' di sepertiga Akhir Laga