Suara.com - Stadion Al Thumama menjadi salah satu venue gelaran Piala Dunia 2022 Qatar, stadion yang disebut-sebut memiliki keunikan pada bentuknya yang mirip peci.
Stadion Al Thumama mulai dibangun sejak 2017 dan bisa dibilang istimewa dalam proses pembangunannya, karena memang dipersiapkan sebagai venue Piala Dunia 2022.
Pada Oktober 2021, Stadion Al Thumama diresmikan dan debut menggelar pertandingan untuk final Emir Cup 2021 dan FIFA Arab Cup 2021.
Hingga saat ini, venue ini sudah digunakan untuk menggelar enam pertandingan, termasuk semifinal Arab Cup 2021 antara Timnas Qatar melawan Aljazair.
Keistimewaan stadion ini ketimbang stadion lain di Piala Dunia 2022 adalah letaknya yang cukup detak dengan Bandara Internasional Hamad.
Di mana akses bandara ke stadion ini hanya berjarak 8 km. Stadion ini juga memiliki kapasitas sebanyak 40 ribu kursi namun memiliki keunikan tersendiri.
Menurut laporan, rencana ke depan untuk stadion ini setelah Piala Dunia 2022 adalah nantinya setengah dari total kursi yang ada akan dibongkar.
Tujuannya adalah untuk memberi ruang pada tempat-tempat pelayanan publik bagi masyarakat sekitar. Meski begitu, keindahan stadion ini memberi kesan tersendiri.
Jika dilihat sekilas dari kejauhan, bentuk stadion ini menyerupai peci atau kupluk yang kerap digunakan masyarakat muslim Indonesia untuk beribadah sholat.
Baca Juga: Masa Berkabung Ratu Elizabeth II, Pekan Ketujuh Liga Inggris Resmi Ditunda
Ibrahim M. Jaidah yang merupakan arsitek desain stadion ini menegaskan alasan menggunakan desain tersebut karena ia ingin memberi kesan modern.
"Saya ingat malam itu, saya mendapatkan semua jenis gahfiya untuk mempelajari pola yang berbeda pada masing-masing," ungkap Jaidah seperti dilansir qatar2022.qa
"Saya akhirnya menggambar sketsa kasar yang saya suka dan memberi tahu teknisi saya bahwa ini akan menjadi desain yang akan kami buat."
"Saya ingin memastikan desain saya modern tetapi pada saat yang sama tidak ingin melepaskannya dari identitas tradisional."
"Melestarikan identitas dan warisan lokal adalah sangat penting bagi saya." tukasnya.
Di balik itu, Stadion Al Thumama juga memiliki sistem pendingin secara artifisial, sebagai bagian dari strategi agar udara di dalam stadion sejuk.
Berita Terkait
-
I.League Cabut Larangan Suporter Tandang, Pertama Sejak Tragedi Kanjuruhan
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Lionel Messi Mau Dibunuh: Dari Bom Rakitan hingga Ditembak Senjata AR-15
-
Usai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Piala Dunia
-
Ungkap Harapan Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia, Prabowo: Harus Terus Berbenah!
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
iQOO Neo11 Ultra Siap Jadi Monster Gaming Baru: Usung Chip Gahar dan Baterai Jumbo 9.100 mAh
-
Apakah 18 Agustus 2026 Cuti Bersama? Cek Jadwal Libur Setelah HUT RI ke-81
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?