Suara.com - Gelandang jangkar Viktoria Plzen, Lukas Kalvach berharap timnya bisa meraup hasil positif dalam pertandingan kedua Grup C Liga Champions 2022/2023 lawan Inter Milan, Rabu (14/9/2022) dini hari WIB nanti. Menurutnya, tim tamu memang lebih lemah tanpa kehadiran sang striker, Romelu Lukaku.
Kalvach, pemain tengah berusia 27 tahun, merupakan salah satu pemain kunci di tim Plzen, selalu bermain penuh di babak kualifikasi serta play-off Liga Champions 2022/2023 dan juga di laga pertama Grup C lawan Barcelona pekan lalu.
Inter mengharapkan hasil yang lebih baik di laga lawan Plzen dini hari nanti, setelah mereka kalah 0-2 di kandang dari Bayern di matchday 1.
Akan tetapi, Plzen juga tentu akan ngotot main di kandang sendiri usai pekan lalu dibabat Barcelona 1-5 di Camp Nou.
"Pertandingan nanti akan sangat sulit, tapi kami bermain di kandang. Jadi saya harap kami bisa memberikan sesuatu yang lebih," ujar Kalvach seperti dilansir football-italia, Selasa.
"Seperti yang saya katakan, kami memperkirakan pertandingan yang sulit. Namun, kami datang dari pertandingan seperti Barcelona, jadi seharusnya lebih mudah, kami sudah tahu apa yang diperkirakan," sambung pemain Timnas Republik Ceko itu.
Kalvach menyatakan, Plzen memiliki peluang lebih bagus untuk meraih poin lawan Inter daripada lawan tim-tim yang lain di Grup C yang memang disebut-sebut sebagai grup neraka dengan kehadiran Bayern dan Barcelona.
"Kami dapat mengatakan bahwa Inter lebih mudah dihadapi. Tapi kami harus selalu mempersiapkan diri, siap 100 persen, tidak meninggalkan ruang bagi mereka untuk bermain dengan baik," tutur Kalvach.
Kalvach berbicara tentang tidak adanya Lukaku di skuad Inter, yang kembali dari Chelsea dengan status pinjaman pada musim panas ini.
Baca Juga: Intip Persiapan Barcelona Jelang Big Match Lawan Bayern, Lewandowski Comeback ke Allianz Arena
Lukaku dipastikan absen lawan Plzen karena belum pulih sepenuhnya dari cedera otot yang dialaminya akhir bulan lalu.
"Tentu saja mereka lebih lemah, dia salah satu pemain terbaik di dunia. Tapi ada juga penyerang macam (Edin) Dzeko yang tahu bagaimana menjadi berbahaya," pungkas Kalvach.
Tag
Berita Terkait
-
Mason Greenwood Dianggap Terlalu Bagus untuk Marseille, Disarankan Hengkang
-
Simeone Yakin 'Jimat' Atletico Madrid Fit di Leg Kedua Lawan Arsenal
-
Arteta Geram! VAR Gagalkan Kemenangan Arsenal atas Atletico Madrid
-
Arsenal Diingatkan Gerrard: Tanpa Saka dan Eze, Mimpi Final Bisa Hancur
-
Ben White Injak Lambang Atletico Madrid, Diego Simeone Ngamuk di Lorong Stadion
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak
-
Ledakan Babak Kedua! Rahasia Bernardo Tavares Hancurkan PSBS Biak 4-0 Terungkap
-
Bawa Klub Presiden Prabowo Promosi, Widodo Cahyono Putro Justru Kecewa, Ini Alasannya
-
Gelandang Asal Brasil Ini Mendadak Galau Bersama Kendal Tornado FC, Ini Penyebabnya
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Pesta Gol Sekaligus 'Antar' PSBS Biak Degradasi
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Arah Angin Berubah! Posisi Tawar Mees Hilgers Kini Pahit, FC Twente Semringah
-
Iran Walk Out dari Kongres FIFA 2026, Infantino Takut dan Tunduk pada AS
-
Update Kasus Pasporgate Dean James: Liga Belanda Terancam Chaos!
-
Pemain Keturunan Indonesia Sesumbar Lebih Baik dari Calhanoglu dan McTominay