Suara.com - Timor Leste U-19 merupakan salah satu peserta Kualifikasi Piala Asia U-20 2023, dan Gopalkrishnan Ramasamy selaku juru taktik bukanlah pelatih yang bisa dipandang sebelah mata.
Di bawah komando Gopalkrishnan Ramasamy, Timor Leste U-19 bakal bersaing di Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 bersama Timnas Indonesia U-19.
Selain Timnas Indonesia U-19 yang dilatih Shin Tae-yong, Grup F juga dihuni Vietnam besutan Dinh the Nam dan Hong Kong.
Membuka babak kualifikasi, Timor Leste U-19 akan berhadapan dengan Timnas Indonesia U-19 pada Selasa (14/9/2022).
Pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, tepat setelah laga pembuka antara Vietnam melawan Hong Kong.
Menatap laga tersebut, Gopalkrishnan mengaku tidak menyiapkan strategi khusus meski tahu lawan yang dihadapi merupakan tim kuat.
Ditambah dengan status tuan rumah timnas Indonesia U-19, Gopal mengaku hanya menginstruksikan para pemainnya memberikan penampilan terbaik.
"Kami Timor Leste tidak ada strategi khusus untuk melawan Indonesia," kata Gopalkrishnan A S Ramasamy saat konferensi pers, Selasa (13/9/2022).
"Kami hanya ingin menampilkan sebuah persembahkan yang terbaik. Itu saja." imbuhnya.
Profil Singkat Gopalkrishnan Ramasamy
Gopalkrishnan Ramasamy memang terdengar asing bagi penikmat sepak bola Tanah Air, tetapi tidak dengan para pelatih yang tengah memburu lisensi.
Pelatih asal Malaysia ini merupakan salah satu intstuktur pelatih dari Konfederasi Sepak Bola Asia, dan pernah bekerja sama dengan PSSI.
Tepatnya di tahun 2017, Gopal saat itu menjadi instruktur dalam kursus lisensi B AFC yang diselenggarakan PSSI, saat itu ia masih menjadi asisten Emral Abus.
[Penulis: Eko Isdiyanto]
Tag
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Dapat Kuasa Penuh di Persija Jakarta, Manajemen Siap Kasih Pemain Terbaik
-
Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Masuk DPR, Timnas Indonesia Segera Dapat Amunisi Baru
-
Selamat Tinggal Ragnar Oratmangoen! Angkat Kaki dari Dender, Pulang ke Eredivisie?
-
Tiga Poin Australia dan Permainan Pragmatis Ala STY yang Tak Haram Dimainkan di Guliran Piala Dunia
-
Hanif Sjahbandi Bagikan Resep Sukses Jadi Pemain Profesional di Future Star Competition 2026
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026