Berdasarkan aturan AFC, dalam Tie Breaker nomor 7, besar kemungkinan akan dilaksanakan adu penalti jika Timnas Indonesia U-20 dan Vietnam bermain imbang.
Adu penalti ini menjadi titik akhir untuk menentukan siapa yang berhak juara grup. Andai tak dilakukan adu penalti, maka sulit untuk menemukan siapa yang berhak lolos.
Meski begitu, dalam laporan lain disebutkan jika status juara grup bisa ditentukan lewat poin kedisiplinan, yakni terkait kartu kuning atau merah yang didapat kedua tim.
Sebagai contoh, saat ini Timnas Indonesia U-20 tengah memimpin klasemen grup F atas Vietnam. Hal ini dikarenakan skuad Garuda Nusantara baru mengantongi dua kartu kuning.
Vietnam yang punya poin dan selisih gol yang sama, ternyata telah mengantongi tiga kartu kuning, sehingga secara poin kedisiplinan, Timnas Indonesia U-20 unggul atas rivalnya itu.
Jika benar poin kedisiplinan digunakan untuk menentukan kelolosan, Timnas Indonesia U-20 harus meminimalisir pelanggaran keras yang bisa berbuah kartu kuning atau kartu merah jika bermain imbang melawan Vietnam.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
-
Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia vs Curacao: Tak Ada Jordi Amat dan Sandy Walsh
-
Tampil Gemilang Saat Timnas Indonesia U-20 Libas Hong Kong, Zanadin Fariz Tidak Puas
-
Keputusan Rotasi Pemain Terbayar Tuntas, Timnas Indonesia U-20 Kini Lebih Bugar Lawan Vietnam
-
Pelatih Hong Kong Ungkap Kelebihan Timnas Indonesia U-20 Dibanding Vietnam
-
Newsmaker: Timnas U-20 Perkasa di Kualifikasi Piala Asia, Bayern Kembali Permalukan Barcelona
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?