Suara.com - Pelatih Spanyol Luis Enrique mengakui jika Permainan La Furia Roja berubah jelang pertandingan kontra Portugal di UEFA Nations League.
Menurut Luis Enrique, perubahan taktik terpaksa ia lakukan sejak pemanggilan pemain Timnas Spanyol jelang jeda internasional.
Sebagaimana diketahui, dalam pemanggilan tersebut, Enrique memutuskan mencoret sejumlah pemain kunci seperti Sergio Ramos, David de Gea, Ansu Fati dan lain-lain.
Akibat keputusannya tersebut, Enrique pun dihujani kritik menyusul kekalahan La Furia Roja 1-2 dari Swiss akhir pekan kemarin.
Sekarang Spanyol akan melakoni laga hidup mati di Liga A Grup 2 UEFA Nations League kontra pemuncak klasemen sementara, Portugal. Kemenangan menjadi harga mati bagi tim besutan Luis Enrique untuk bisa melaju ke babak semifinal.
“Itu pertanyaan yang bagus karena saya datang ke pertandingan pertama memikirkan satu hal, saya melihat latihan dan saya berubah, sekali lagi … dan pada akhirnya saya mengeluarkan sebelas yang menurut saya terbaik melawan Swiss,” kata Enrique dikutip Football Espana, Selasa (27/9/2022).
“Sekarang saya mempersiapkan tim untuk memainkan final dan saya akan mengeluarkan apa yang saya anggap terbaik," sambungnya.
"Apakah itu berarti akan ada banyak perubahan? Itulah yang harus Anda latih, tempatkan diri Anda pada posisi manajer, yang lebih sulit daripada menjadi jurnalis. Saya tidak mengatakan bahwa pekerjaan Anda mudah, pikiran.”
Laga pamungkas Liga A UEFA Nations League Grup 2 antara Portugal vs Spanyol akan digelar di Stadion Municipal de Braga, Rabu (28/9/2022) dini hari WIB.
Pertandingan ini krusial bagi kedua tim yang saat ini bersaing di papan atas klasemen. Portugal yang mengantongi 10 poin dari lima pertandingan saat ini berada di puncak klasemen sementara. Dibayangi Spanyol di posisi dua dengan delapan poin.
Unggul dua poin, untuk melaju ke babak semifinal UEFA Nations League, Portugal hanya membutuhkan hasil imbang. Sementara Spanyol wajib menang.
Berita Terkait
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?
-
Geger Kabar Minati Julian Alvarez, Barcelona Malah 'Dibully' Atletico Madrid
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Mengakhiri Trauma yang Menghantui Sejak 1986
-
Analisis PSG vs Arsenal: Pressing Tinggi, Serang Sisi Kiri, dan Bertahan Mati-matian
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Kalahkan Brasil, Timnas Indonesia Lolos Final Piala Dunia Mini Soccer 2026
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!