Suara.com - Valentino Simanjuntak atau yang dikenal dengan nama Valentino Jebret menyatakan bahwa dirinya mengundurkan diri sebagai Host dan Komentator Program BRI Liga 1 2022/2023 pasca tragedi Kanjuruhan. Pernyataan tersebut pun disampaikan olehnya melalui Instagram @radotvalent.
“Bahwa saya sebagai bagian dari insan sepakbola nasional merasa prihain dan sedih yang mengakibatkan semangat/hasrat untuk berpartisipasi dalam program BRI Liga 1 2022/2023 sudah pada titik terendah dalam karier saya sebagai host dan komentator program sepakbola nasional. Hilangnya semangat tersebut aka berdampak pada kontribusi saya yang tidak akan lagi memberikan hal yang maksimal seperti yang telah saya berikan sebelumnya.” tulisnya.
Untuk mengenal Valentino Jebret Simanjuntak, berikut ini sepak terjang Valentino Jebret yang undur diri sebagai komentator Liga 1 usai tragedi Kanjuruhan selengkapnya.
Sepak Terjang Valentino Jebret Simanjutak
Valentino Simanjuntak lahir pada 11 Juli 1982 di Jakarta. Saat ini, ia berusia 40 tahun.
Namanya semakin dikenal dan dianggap sebagai komentator dan host paling iconic dengan kata ‘jebret’-nya. Kata itu kerap dilontarkannya saat memandu pertandingan sepak bola.
Sejak kecil, ia bercita-cita sebagai seorang atlet. Namun, saat melanjutkan pendidikan menuju sarjana, ia memilih jurusan hukum di Universitas Padjajaran dan mengambil jenjang pascasarjana.
Ia juga pernah menjadi konsultan hukum bagi Hak Kekayaan Intelektual pada 2004 hingga 2007. Ternyata, pengalaman di bidang hukum tersebut tak menjadikannya bekerja di bidang hukum. Ia memutuskan menjadi seorang presenter.
Setelah bertemu Gusti Randa, Valentino Jebret Simanjuntak bekerja sebagai presenter dan komentator bola. Ia mulai dikenal sejak menjadi komentator di Piala AFF U-19 2013 dan memperkenalkan kata ‘Jebret’.
Baca Juga: Valentino "Jebret" Undur Usai Tragedi Stadion Kanjuruhan, Netizen Tanya Kapan Ketum PSSI Mundur
Valentino Simanjuntak juga pernah meramaikan kompetisi bola di Indonesia seperti Piala Jenderal Sudirman hingga Bali Island Cup serta Piala Bhayangkara. Tak hanya itu, Valentino Simanjuntak juga pernah bertugas sebagai CEO sementara di Asosiasi Pemain Sepak Bola Profesional Indonesia (APPI).
Kariernya di dunia presenter bahkan membawanya menjadi pembawa acara The Next Mentalis. Acara tersebut adalah acara ajang pencarian bakat untuk pesulap yang ditayangkan di Trans7.
Selain itu, ia juga pernah menjadi presenter Embun Sepanjang Hari. Acara tersebut adalah acara religi Kristen di saluran U Channel Indonesia.
Valentino Simanjuntak juga mendapatkan penghargaan. Penghargaan yang ia dapatkan yakni Panasonic Gobel Awards 2018 sebagai Presenter Olahraga Terfavorit.
Demikian sepak terjang Valentino “Jebret” Simanjuntak yang mundur sebagai Host dan Komentator Liga 1.
Ia tengah menjadi sorotan lantaran mengundurkan diri sebagai Host dan Komentator Program BRI Liga 1 2022/2023. Ia mengaku merasa sedih karena tragedi Kanjuruhan itu memakan banyak korban. Pengunduran dirinya ini sebagai bentuk empati atas tragedi Kanjuruhan.
Tag
Berita Terkait
-
Valentino "Jebret" Undur Usai Tragedi Stadion Kanjuruhan, Netizen Tanya Kapan Ketum PSSI Mundur
-
Legislator PDIP Johan Budi soal Investigasi Tragedi Kanjuruhan: Kalau Ada yang Perlu Dicopot, Harus Dicopot!
-
Tribune 14 Ditembak Gas Air Mata, Aulia Hanya Bisa Dengar Teriakan Saat Tragedi Kanjuruhan
-
Bom Meledak di Pos Polisi Makassar, Ada Coretan: Polisi Pembunuh Suporter Arema
-
Tragedi Kanjuruhan, Javier Roca: Tindakan Polisi Lampaui Batas!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapa yang Meminta Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI?
-
Skandal Sepak Bola China: Eks Everton dan 72 Pemain Dijatuhi Sanksi Seumur Hidup
-
Iman Rachman Mundur, Penggantinya Sedang Dalam Proses Persetujuan OJK
-
Purbaya: Mundurnya Dirut BEI Sentimen Positif, Saatnya Investor 'Serok' Saham
-
5 Fakta Menarik Cheveyo Balentien: Pemain Jawa-Kalimantan yang Cetak Gol untuk AC Milan
Terkini
-
Laurin Ulrich: Keputusan Bela Timnas Indonesia Masih Terlalu Awal
-
Skandal Sepak Bola China: Eks Everton dan 72 Pemain Dijatuhi Sanksi Seumur Hidup
-
Leon Goretzka Pemain Pertama yang Blak-blakan Kritik Trump Jelang Piala Dunia 2026
-
3 Pelatih Rekomendasi Roy Keane untuk Gantikan Michael Carrick di Manchester United
-
Tegaskan PSG Masih Favorit Juara Liga Champions, Luis Enrique Tantang Arsenal
-
3 Alasan Unai Emery Cocok Jadi Pelatih Baru Real Madrid
-
Ajax Amsterdam Disebut Kena Tipu Ambil Maarten Paes, Kemahalan!
-
Mendarat di Jakarta, Pemain Keturunan Palembang Bisa Perkuat Timnas Indonesia
-
Masih Muda dan Berdarah Surabaya, Rekan Ragnar Oratmangoen Berpeluang Bela Timnas Indonesia
-
Calon Lawan Calvin Verdonk dan Lille di Playoff Liga Europa, Ada Klub Eks Persija