Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:18 WIB
Bojan Hodak (Suara.com)
Baca 10 detik

Persib Bandung sukses menang 4-2 atas Bhayangkara FC meski sempat tertinggal dua gol.

Kemenangan ini membawa Maung Bandung kokoh di puncak klasemen sementara Super League 2025/2026.

Bojan Hodak memuji mentalitas pemain yang tidak panik saat menghadapi tekanan lawan di Lampung.

Suara.com - Persib Bandung menunjukkan mentalitas juara saat membalikkan keadaan untuk mengandaskan perlawanan sengit Bhayangkara FC di Lampung.

Kemenangan dramatis ini memastikan Maung Bandung tetap bertengger di posisi teratas klasemen sementara Super League 2025/2026.

Skuad asuhan Bojan Hodak berhasil mengejar defisit dua gol sebelum akhirnya menutup laga dengan skor meyakinkan 4-2.

Persib Bandung meraih kemenangan dramatis 4-2 atas Bhayangkara FC setelah comeback epic dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Kamis (30/4/2026) malam. [Persib.co.id]

Tambahan tiga poin ini membuat Persib kini mengoleksi 69 poin atau setara dengan raihan angka Borneo FC.

Namun keunggulan rekor pertemuan membuat Marc Klok dan kawan-kawan berhak atas singgasana tertinggi kompetisi sepak bola tanah air.

Bojan Hodak mengakui anak asuhnya sempat kehilangan fokus sehingga membiarkan lawan mencetak dua angka lebih dulu.

Lini pertahanan Persib terlihat rapuh saat mengantisipasi transisi cepat yang diperagakan para pemain Bhayangkara FC di awal laga.

cFokus Hadapi Bhayangkara, Persib Bidik Sapu Bersih Lima Laga. [Dok. Suara.com/Rahman]

"Kami memulai pertandingan dengan tidak bagus. Kami sudah jelaskan ke pemain jangan memberi lawan ruang serangan balik, akhirnya tercipta dua gol cepat," kata Hodak.

Meski tertinggal sejak menit awal para penggawa Pangeran Biru tetap mampu menciptakan banyak peluang berbahaya di depan gawang.

Baca Juga: Bhayangkara FC vs Persib: Bojan Hodak Ungkap Pernah Incar Doumbia dan Sidibe

Pelatih asal Kroasia tersebut mencatat setidaknya ada tiga momentum emas yang seharusnya bisa berbuah gol pada paruh pertama.

Instruksi di ruang ganti saat jeda antarpabak menjadi titik balik performa impresif Persib Bandung di lapangan hijau.

"Banyak peluang kami ciptakan. Sekurangnya ada tiga peluang yang bisa menjadi gol pada babak pertama. Babak kedua kamu mulai bagus. Pemain mengerti apa yang harus dilakukan," jelasnya.

Efektivitas penyelesaian akhir meningkat tajam sehingga tim tamu mampu menyamakan skor sebelum berbalik unggul dominan.

Kematangan strategi menjadi faktor kunci di mana para pemain tidak menunjukkan kepanikan meski berada di bawah tekanan.

Motivasi untuk mempertahankan harga diri di puncak klasemen memicu ledakan performa para pemain menyerang Persib Bandung.

Load More