Suara.com - Barcelona terancam gagal lolos ke fase gugur Liga Champions untuk dua musim beruntun. Pelatih Blaugrana, Xavi pun menyebut Liga Champions adalah kompetisi yang 'kejam' untuk timnya.
Wajib menang, Barcelona hanya bisa bermain imbang 3-3 dengan tamunya, Inter Milan pada laga matchday 4 Grup C di Stadion Spotify Camp Nou, Kamis (13/10/2022) dini hari WIB.
Hasil imbang praktis menipiskan asa Barca untuk lolos dari fase grup. Setelah imbang di Camp Nou, Inter hanya membutuhkan tiga poin dari dua laga terakhir untuk melangkah ke 16 besar, sementara Bayern Munich sudah dipastikan lolos dengan dua matchday tersisa di Grup C.
Menanggapi situasi ini, Xavi melabeli Liga Champions 'kejam' dan menyesali kesalahan-kesalahan yang dilakukan Barca di laga kontra Inter semalam.
"Musim ini, Liga Champions kejam terhadap kami," ucap Xavi seperti dilansir Tribal Football, Kamis (13/10/2022).
"Kami menderita dua kekalahan, kami tak cukup klinis kontra Bayern dan ada situasi lain di Inter Milan pekan lalu. Tapi tak perlu membahasnya (keputusan wasit), dan malam ini gara-gara kesalahan defensif," sambung legenda Barca itu.
"Sekarang peluang kami untuk lolos kecil sekali. Kami tak akan putus asa, tapi situasinya sangat sulit. Kami tak lagi bisa mengandalkan diri sendiri dan ini disebabkan kesalahan kami sendiri," sesal Xavi.
"Saya sangat kecewa, sedih, dan sedikit marah. Musim lalu, kami merasa memang tak cukup bagus, tapi kali ini gara-gara kesalahan. Ini lebih menyakitkan," pungkasnya.
Kini Barcelona duduk di peringkat ketiga Grup C dengan 4 poin dari empat pertandingan, sementara Inter di posisi kedua telah mengoleksi 7 angka.
Berita Terkait
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Thibaut Courtois Alami Cedera Otot Paha, Harus Absen 1,5 Bulan
-
Dibantai Liverpool 0-4, Pelatih Galatasaray Sesalkan Cedera Victor Osimhen
-
Ini Bagan Perempat Final Liga Champions: Bayern Munich Lawan Madrid, PSG Diadang Wakil Inggris Lagi
-
Laga Hidup Mati di Anfield, Robertson Tuntut Liverpool Tampil Habis-habisan Lawan Galatasaray
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Cetak Banyak Gol, Andrew Jung Tegaskan Target Juara Bersama Persib
-
Dion Markx Anggap Sembilan Laga Sisa Seperti Final
-
Miro Petric Sebut Kondisi Fisik Layvin Kurzawa Semakin Bagus
-
Bojan Hodak Dukung Frans Putros Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Adu Kuat Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026
-
3 Pemain Bulgaria yang Jadi Ancaman Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026
-
John Herdman Puji Kreativitas Ole Romeny Saat Timnas Indonesia Gilas Saint Kitts and Nevis
-
Calvin Verdonk Terpukau Atmosfer SUGBK Saat Timnas Indonesia Gulung Saint Kitts and Nevis
-
Jay Idzes Sebut Timnas Indonesia Sedang Membangun Sesuatu yang Lebih Besar Usai Bantai Saint Kitts
-
Head to Head Timnas Indonesia vs Bulgaria Jelang Bentrok di Final FIFA Series 2026