Suara.com - Semen Padang terus berupaya menjaga kondisi pemain mereka meski tengah berada dalam masa penundaan kompetisi Liga 2 2022/2023.
Pelatih kepala Semen Padang, Delfiadri mengatakan tim pelatih terus menggelar latihan rutin menjaga kondisi para pemain Kabau Sirah pasca kompetisi dihentikan.
“Kita gelar latihan rutin setiap hari dan meliburkan mereka di akhir pekan,” kata Delfiadri.
Tim juga melakukan uji coba dengan tim lokal yakni Kompak Kampung Pisang pada Rabu (12/10) di Stadion Haji Agus Salim yang hasilnya dimenangi tim Kabau Sirah 3-1.
Ia mengatakan dalam laga uji coba itu jajaran pelatih menurunkan tim lapis kedua sejak awal laga mulai dari penjaga gawang ketiga M Zaki serta sejumlah pemain yang belum merumput pada kompetisi seperti Hanif, Wiranto dan lainnya.
“Kita ingin memberi ruang tim lapis ini agar mereka meningkatkan kemampuan dan mental bertanding,” kata dia.
Menurut dia hal ini bertujuan menjaga agar kemampuan tim inti dengan cadangan tidak begitu jauh satu dengan lainnya.
Ia mencontohkan penjaga gawang kedua mereka M Iqbal mengalami sanksi kartu merah langsung sehingga tidak dapat bermain dan akan riskan jika penjaga gawang utama Samuel Reimas mengalami cedera atau berhalangan sehingga yang tersedia M Zaki.
“Kita tahu dia belum mendapatkan jam bermain dan ini yang kita beri dalam uji coba ini. Begitu juga dengan pemain lainnya,” kata dia.
Baca Juga: Boaz Solossa Dipastikan Perkuat Persipura di Putaran Kedua Liga 2 Musim Ini
Selain itu dirinya mengaku kesulitan karena belum ada kepastian kapan kompetisi Liga 2 kembali bergulir setelah dihentikan akibat insiden kericuhan yang menewaskan 132 orang dan ratusan luka-luka di Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema menghadapi Persebaya pada Sabtu (1/10).
“Kita kebingungan membuat program latihan dan yang dilakukan saat ini adalah menjaga kondisi fisik tim hingga ada kepastian,” kata dia.
Sementara itu, CEO Semen Padang Win Bernadino meminta jajaran pelatih memanfaatkan momentum penundaan liga ini sebagai ajang evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan hasil yang yang telah dicapai.
“Target kita lolos ke Liga 1 dan tentu dengan hasil kemarin belum membuat kita lolos ke babak 6 besar karena yang lolos ada di peringkat pertama dan kedua Grup Barat,” kata dia.
[Antara]
Berita Terkait
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Imran Nahumarury Bertekad Bawa Semen Padang Kembali ke Super League
-
Rizky Ridho Kecewa Persija Kalah, Tragedi Kartu Merah Gagal Beri Kado untuk Jakmania
-
Drama Super League: Persis Solo Turun Kasta Meski Bungkam Persita
-
Persija Bidik Akhir Manis di JIS, Ardhi Tjahjoko Tegaskan Wajib Menang Lawan Semen Padang
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
5 Fakta Kemenangan Meksiko di Laga Perdana Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah
-
Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang
-
Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional
-
Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS
-
Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia
-
Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa