Suara.com - Piala Dunia memiliki satu pemain tertua soal urusan mencetak gol dan hingga saat ini catatan itu belum bisa dipecahkan pemain lain, legenda Persisam Putra Samarinda, Roger Milla.
Piala Dunia 1990 menjadi titik di mana tak ada yang memprediksi Kamerun bakal banyak berbicara di Italia, di bawah pimpinan Roger Milla.
Roger Milla sukses membawa Kamerun melangkah hingga babak perempat final Piala Dunia 1990, menariknya saat itu mantan pemain Persisam Putra Samarinda ini mengoleksi 4 gol.
Saat itu Milla berusia 38 tahun dan sukses mengubah cara pandang dunia terhadap sepak bola Afrika, kejutan tak sampai di situ.
Di Piala Dunia 1994 Amerika Serikat, Roger Milla masih mampu menunjukkan kemampuannya dalam mencetak gol di usianya yang sudah 42 tahun.
Pada ajang itu juga Milla didaulat sebagai pemain tertua yang tampil di putaran final Piala Dunia, satu golnya saat itu dicetak saat melawan Rusia.
Sayangnya saat itu satu gol Milla tak mampu membawa Kamerun lolos dari keganasan Rusia dan kalah dengan skor 1-6.
Dua tahun setelahnya, Milla pensiun sebagai pesepak bola saat bermain untuk Persisam Putra Samarinda di tahun 1996.
Indonesia memang jadi destinasi pilihan Milla, selain bermain untuk Persisam ia juga pernah membela Pelita Jaya.
Baca Juga: 6 Negara yang Sukses Menjuarai Piala Dunia di Negeri Sendiri
Semasa kariernya, Milla sudah bertanding di tiga edisi Piala Dunia, pertama di Spanyol pada 1982 dan sempat memutuskan pensiun dari timnas pada 1978.
Mengingat tim nasional tak bisa dilepas tanpa Milla, Paul Biya yang saat itu menjabat Presiden Kamerun langsung turun tangan.
Paul Biya menelepon langsung Milla agar kembali memperkuat tim nasional dan pada akhirnya ikut di Piala Dunia 1990.
Profil Roger Milla
Nama di negara asal: Albert Roger Mooh Milla
Tanggal lahir: 20 Mei 1952
Tempat kelahiran: Yaoundé Kamerun
Usia: 70
Tinggi: 1,76 m
Kewarganegaraan: Kamerun
Posisi: Penyerang - Depan-Tengah
Kaki: kanan
Riwayat Main
Berita Terkait
-
Targetkan Piala Dunia, Nova Arianto Kawal Transisi Timnas Indonesia U-17
-
Eksodus Pemain Naturalisasi ke Liga Indonesia: Konspirasi di Balik Target Juara Piala AFF 2026?
-
Bukan Soal Talenta, John Herdman Temukan Kegagalan Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert
-
Ivar Jenner Obsesi Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Infantino Sebut Maroko Kandidat Juara Piala Dunia 2026, Achraf Hakimi Cs Bukan Lagi Kuda Hitam
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Indonesia Belum Beruntung Juara Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto: Seluruh Dunia Dukung Kita
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Profil Liu Jianqiao Wasit Cina di Final Piala Asia Futsal 2026 Banyak Kontroversi
-
Kirim Doa untuk Timnas Futsal Indonesia, Akun Divisi Humas Polri Malah Dirujak Netizen
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Profil Israr Megantara, Anak Tambun yang Hancurkan Iran
-
King Emyu Minggir Dulu, King Indo Trending! Timnas Futsal Indonesia Hajar Iran
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas