Suara.com - Andi Setiawan menjadi korban tragedi Kanjuruhan ke-133. Andi Setiawan meninggal dunia, Selasa siang kemarin.
Andi Setiawan merupakan sebagai warga Jalan Kolonel Sugiono Gang 3C, RT14 RW04, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Hal itu dipastikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang sekaligus Kepala Posko Crisis Center Tragedi Kanjuruhan, Wiyanto Wijoyo.
Sementara untuk korban yang masih dirawat, saat ini masih terdapat 9 orang. Yakni 7 orang dirawat di RSSA Malang dan 2 orang di RSUD Kanjuruhan Kepanjen.
“Hari ini kami merilis korban Tragedi Kanjuruhan. Ada tambahan satu orang atas nama Andi Setiawan (33),” ujar Wiyanto Wijoyo di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, selasa (18/10/2022) malam, dikutip dari BeritaJatim.
Andi Setiawan merupakan pasien rujukan dari RS Wava Husada Kepanjen Kabupaten Malang ke ICU RSSA Malang.
Andi Setiawan meninggal dunia Selasa (18/10/22) siang. Namun pada pagi pukul 08.00 WIB kondisi korban masih stabil.
Kemudian pukul 12.57 WIB mengalami penurunan kondisi dan tensi.
“Kemudian pukul 13.20 WIB dinyatakan meninggal dunia di ICU. Korban ini sebelum meninggal dunia sempat dirawat selama 17 hari,” tegas Wijoyo.
Wijoyo menguraikan, ada enam diagnosa yang menyebabkan korban meninggal dunia. Pertama gagal nafas tipe 2 on ventilator. Lalu, contusio pulmonum H-14 (memar pada paru).
Selanjutnya, Moderate Ards PF Ratio 160. Pneumoni (infeksi paruparu), syok sepsis (infeksi luas) dan penurunan kesadaran GCS 3 x 1 DD Hipoxic Ensephalopaty dan DD Septic Ensephalopaty.
“Dalam bahasa umumnya korban ini mengalami infeksi pada paru-paru yang meluas,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Ole Romeny Balas Keraguan: Tak Semua Percaya Saya Bisa Kembali ke Timnas Indonesia
-
Sinyorita Esperanza Kembali Berjalan Normal Setelah Patah Tulang: Tapi...
-
Sinyorita Esperanza Akhirnya Bisa Jalan Lagi! Intip Perjuangannya Sembilan Bulan Terakhir
-
Lem Super Sembuhkan Tulang Patah Dalam 3 Menit? Klaim China Bikin Dokter Ortopedi Tercengang!
-
Ole Romeny Patah Tulang, Penyerang Jangkung 1,88 Meter Segera Menghadap DPR
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Borneo FC Lagi Garang-garangnya, Nadeo Harap Pesut Etam Lumat Persib di Samarinda
-
Tak Terbeban Nama Besar Ayah, Rafa Abdurrahman Fokus Buktikan Diri di Timnas Indonesia U-20
-
Dukungan untuk Iran di Piala Dunia 2026 Bikin Keisuke Honda Kehilangan Kontrak dari Perusahaan AS
-
Bek Persib Frans Putros Soroti Situasi Timur Tengah Jelang Play-off Piala Dunia 2026
-
Posisi Maarten Paes Aman di Bawah Pelatih Anyar Ajax Amsterdam?
-
Pernah Ditemui Indra Sjafri, Winger Keturunan Indonesia Teken Kontrak di FC Twente
-
Thom Haye Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Indonesia
-
Persib Puncaki Klasemen, Bojan Hodak Santai Hadapi Tekanan Borneo FC
-
Ole Romeny Bantah Isu Patah Kaki, Bisa Gabung ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Statistik Kevin Diks saat Jadi Kapten dan Bantu Monchengladbach Hajar St. Pauli