- Ole Romeny sempat alami cedera patah tulang saat pramusim bersama Oxford United.
- Banyak yang meragukan dirinya bisa pulih dan tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
- Berkat disiplin dan dukungan tim medis, Ole akhirnya kembali membela Timnas Indonesia.
Suara.com - Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, akhirnya buka suara soal perjalanan panjangnya pulih dari cedera serius yang sempat membuatnya diragukan bisa kembali membela Skuad Garuda.
Ia mengakui, ada banyak pihak yang tidak percaya dirinya bisa pulih tepat waktu dan tampil di laga penting Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia ronde 4 beberapa waktu lalu.
Ole mengalami cedera patah tulang saat memperkuat Oxford United dalam laga pramusim Piala Presiden 2025 melawan Arema FC pada Juli lalu.
Cedera tersebut membuatnya absen cukup lama, termasuk di FIFA Matchday September, sebelum akhirnya kembali memperkuat Indonesia di babak keempat kualifikasi menghadapi Arab Saudi.
“Ketika saya mendapatkan tendangan (cedera) seketika saya memikirkan tentang putaran keempat [Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia],” ujar Ole Romeny dalam wawancara di kanal YouTube Timnas Indonesia.
“Anda tahu karena ini selalu ada dalam pikiran saya untuk bermain pada pertandingan selevel ini, jadi saya menyadari sejak hari saya mendapatkan tendangan saya harus 100 persen, mungkin 110 persen memperhatikan nutrisi."
"Tidur saya dengan semua hal ekstra yang dapat saya lakukan untuk kembali secepat mungkin," jelasnya.
Meski akhirnya tak mampu membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, kembalinya Ole ke lapangan dianggap sebagai bukti keteguhan dan kerja kerasnya selama masa pemulihan.
Ole tak memungkiri, cedera patah tulang yang dialaminya membutuhkan waktu panjang untuk sembuh total.
Baca Juga: Alasan Bojan Hodak Cocok Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Rekomendasi Legenda Persib Bandung
“Tidak semua orang percaya bahwa saya bisa kembali begitu awal,” ungkap Ole.
“Karena itu seperti cedera di mana Anda itu harus memakan waktu. Karena tulang tidak dialiri darah jadi Anda perlu melakukan semua yang Anda bisa dan saya benar-benar melakukannya," jelasnya.
Ole mengaku bersyukur karena proses pemulihannya didukung oleh tim medis yang profesional dan orang-orang terdekat yang terus memberi motivasi.
Dukungan itu membuatnya mampu melewati masa-masa sulit dengan penuh semangat.
“Saya juga memiliki tim hebat di sekitar sehingga semua orang membantu dan juga kekasih saya dengan makanannya sungguh luar biasa. Jadi terima kasih kepada mereka, mereka benar-benar membantuku, jadi tanpa mereka saya tidak bisa berada di sini,” ujarnya.
Meski sempat diragukan, Ole kini membuktikan bahwa tekad dan kerja keras bisa mengalahkan cedera berat.
Kembalinya ke Timnas Indonesia menjadi motivasi besar tidak hanya untuk dirinya, tetapi juga bagi pemain lain yang tengah berjuang menghadapi cedera serupa.
“Sekarang kami melakukan segala yang kami bisa, juga orang dari Fysiomed di Belanda, orang-orang yang melakukan operasi, terima kasih kepada semua orang,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Kenapa Sepatu Pink Mendominasi Piala Dunia 2026? Ternyata Bukan Sekadar Tren
-
Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola
-
Lebih dari 14 Asprov Dipimpin Plt, Tata Kelola PSSI Jadi Sorotan
-
Belanda Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Virgil van Dijk Kritik Aturan Baru FIFA
-
Deschamps: Prancis Bukan Favorit, Spanyol yang Bakal Juara Piala Dunia 2026
-
Tinggalkan AS, Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Resmi Hijrah ke Eropa
-
Selebrasi Pistol Mohammad Mohebi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, FIFA Didesak Bertindak
-
Paraguay Dibantai AS, Si Bulldog Menyalak Nyaring Sebut Gustavo Alfaro Cuma Jago Ngomong
-
Momen Emosional Lionel Scaloni Jelang Laga Perdana Argentina di Piala Dunia 2026
-
Pernah Dibikin Malu Shin Tae-yong, Herve Renard Dikabarkan Jadi Pelatih Tunisia