Suara.com - PSS Sleman terus mengagendakan laga uji coba di tengah mandeknya kompetisi Liga 1 sebagai imbas dari tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan setidaknya 133 orang.
Sejak kompetisi disetop, skuad Super Elang Jawa, julukan PSS, sudah melakukan tiga kali laga uji coba, terakhir lawan 757 Kepri Jaya FC di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Jumat.
"Dalam waktu seminggu sudah kami berikan materi-materi dalam pertandingan. Saat ini sudah terlihat sudah ada perbaikan mengenai bertahan ketika bola di depan atau belakang," kata pelatih kepala PSS, Seto Nurdiantoro dikutip dari Antara, Sabtu (22/10/2022).
Hasil laga uji coba itu dimenangi oleh PSS dengan skor 4-2. Keempat gol diraih oeh Mychell Chagas (dua gol), serta Irkham Mila dan Nurdiansyah masing-masing mencetak satu gol.
Meski menang, Seto tetap akan memberikan catatan evaluasi bagi tim yang juga dijuluki Laskar Sembada itu, apalagi di babak kedua sempat kebobolan dua gol dari tim lawan.
"Bagaimana ketika kehilangan bola kemudian kami menyerang dan bertahan. Ini tetap ada evaluasi untuk tim PSS walaupun tajuknya uji tanding dengan klub Liga 3," kata Seto.
Seto melihat lebih banyak kesalahan pada individu pemain yang harus dibenahi dari performa yang ditunjukkan saat pertandingan uji coba, seperti salah umpan.
"Lebih banyak pada kesalahan individu pemain, mulai dari salah umpan sebagai salah satu contoh. Kemungkinan ini dampak dari kami sebelumnya memberikan porsi latihan fisik lebih banyak," ujarnya.
Di uji tanding yang ketiga telah dilakoni Jihad Ayoub dan kolega, menurut Seto, sudah memperlihatkan kemajuan yang masih perlu ditingkatkan lagi.
Baca Juga: Libur Usai, Thomas Doll Genjot Fisik Pemain Persija
Pertama, kontra Raga Putra Menoreh (RPM) yang merupakan klub lokal DIY dengan skor akhir 4-0 pada Jumat (7/10), sedangkan laga kedua melawan Bantul United dengan skor satu gol tanpa balas pada Jumat (14/10) lalu.
"Para pemain sudah terlihat bermain secara tim walaupun belum sesempurna yang kita mau tapi harapannya kemajuan-kemajuan ini bisa lebih. Jadi, hal ini bisa menjadi evaluasi bagi pemain di putaran kedua nanti," katanya.
"Jajaran pelatih saat ini memfokuskan meningkatkan individu para pemain. Harapannya, di putaran kedua tidak ada evaluasi. Apapun itu kembali ke pemain, secara individu tidak ada peningkatan, secara profesional ada evaluasi," pungkas Seto.
[Antara]
Berita Terkait
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
-
Persib Hat-trick Juara, Liga Indonesia Resmi Milik Maung Bandung
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Berduka Atas Bentrokan di Matraman, Pramono Anung Minta Warga Tak Terpancing Disinformasi
-
Febrie Adriansyah Dituding Miliki Aset Kripto
-
Persija Jakarta Buka Suara Terkait Isu Pendaftaran IPO di Bursa Efek Indonesia
-
30 Tahun Kudatuli, Megawati: Republik Ini Dibangun dengan Air Mata, Darah dan Keringat!
-
Ramai Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah, Kuasa Hukum Pilih Bungkam soal Kematian Sutrimo
-
Spekulasi Perry Warjiyo Mundur karena Purbaya, Airlangga: Saya Nggak Paham
-
Juminten Edan Nantang Rumus Lama Horor Indonesia yang Bergantung pada Gore
-
5 Rekomendasi Toko Sepeda Online Tepercaya di Indonesia, Koleksinya Lengkap
-
Ayah dan Anak di Cilegon Tewas Usai Motornya Ditubruk Mobil Honda CRV
-
Tren Rumah Makin Personal, Setiap Sudut Hunian Kini Dirancang Sesuai Gaya Hidup Penghuninya