Suara.com - Berikut deretan negara-negara asal Asia yang kerap tampil dan menjadi langganan ajang Piala Dunia, di mana Korea Selatan menjadi partisipan terbanyak dari benua kuning.
Dalam waktu dekat, jagat sepak bola akan disibukkan dengan gelaran Piala Dunia. Untuk edisi 2022 ini, ajang empat tahunan itu akan digelar di Asia, tepatnya di Qatar.
Hadirnya Piala Dunia di Asia sendiri merupakan hal yang terbilang jarang. Tercatat, hanya dua kali saja ajang ini digelar di benua kuning.
Selain Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, ajang empat tahunan ini pernah digelar di Asia pada 2002 saat Jepang dan Korea Selatan menjadi tuan rumah bersama.
Jarangnya negara-negara Asia terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia bukanlah hal mengejutkan. Bila dibandingkan kontinen lainnya, benua kuning bisa dikatakan ‘tertinggal’ soal sepak bola.
Negara-negara Asia dikatakan ‘tertinggal’ soal sepak bola bukan karena soal prestasi saja, melainkan juga infrastruktur dan fasilitas pendukung.
Meski demikian, beberapa negara-negara Asia tetap saja bisa tampil di Piala Dunia dan bahkan mengalahkan negara-negara yang di atas kertas superior.
Melihat sejarah Piala Dunia yang telah digelar sejak 1930 silam, kira-kira negara Asia mana saja yang kerap tampil di ajang empat tahunan tersebut?
Berikut daftar negara Asia paling sering tampil di Piala Dunia
Baca Juga: Alasan Turki Jadi Tempat Latihan Sempurna untuk Timnas Indonesia U-20 Menurut Shin Tae-yong
1. Korea Selatan
Korea Selatan merupakan negara Asia yang kerap menjadi langganan Piala Dunia. Sejak debutnya pada 1954, negara dari pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong ini telah 11 kali berpartisipasi di ajang tersebut.
Korea Selatan pun tak hanya sekadar berpartisipasi. Taeguk Warriors bahkan pernah membuat kejutan dengan menembus semifinal Piala Dunia 2002 dan mengalahkan Jerman di Piala Dunia 2018.
2. Jepang
Tak mau kalah dari tetangganya, Jepang juga menjadi negara yang paling sering tampil di Piala Dunia. Tercatat, tim Samurai Biru telah tampil 8 kali di ajang ini.
Berbeda dengan Korea Selatan, Jepang sendiri jarang bisa melangkah jauh di Piala Dunia. Tercatat pencapaian terbaik Samurai Biru adalah mencapai babak 16 besar.
Tag
Berita Terkait
-
5 Negara dengan Ranking FIFA Terendah di Piala Dunia 2022
-
Juventus Siap Lepas Pemain Usai Piala Dunia 2022, Juan Cuadrado dan Alex Sandro Termasuk?
-
Profil Shunsuke Nakamura, Eks Timnas Jepang yang Pensiun di Usia 44 Tahun
-
Tiga Talenta Muda dari Benua Amerika yang Diprediksi Melejit di Piala Dunia 2022, Salah Satunya Pemain Real Madrid
-
Alasan Turki Jadi Tempat Latihan Sempurna untuk Timnas Indonesia U-20 Menurut Shin Tae-yong
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim