Suara.com - Mengenal Neraysho Kasanwirjo, pesepak bola keturunan Jawa yang kini berstatus sebagai salah satu penggawa Timnas Belanda U-21.
Tak terhitung berapa banyak pemain keturunan Indonesia yang berkiprah di sepak bola saat ini, terutama di Belanda.
Di negeri Kincir Angin tersebut, banyak pemain keturunan Indonesia yang malang melintang di pentas teratas, baik itu pemain senior dan pemain junior.
Hal ini terjadi karena sejarah panjang yang dimiliki Indonesia dan Belanda di masa silam, sehingga banyak melahirkan para pesepak bola yang memiliki hubungan darah.
Salah satunya adalah Neraysho Kasanwirjo. Dari namanya saja, pemain berusia 20 tahun itu memiliki nama yang kental dengan salah satu suku di Indonesia, yakni Jawa.
Belakangan namanya menyita perhatian karena Timnas Belanda U-21 memasukkan namanya dalam daftar 23 pemain yang berlaga di Kualifikasi Euro U-21.
Karenanya, Neraysho Kasanwirjo pun menjadi perhatian penikmat sepak bola Indonesia berkat pencapaiannya hingga dipanggil Timnas Belanda U-21.
Berikut profil Neraysho Kasanwirjo.
Punya Nama Jawa
Baca Juga: Marcell Januar Beberkan Menu Latihan Timnas Indonesia U-19 di Turki
Meski memiliki nama yang kental dengan nuansa Jawa, Neraysho Kasanwirjo sendiri lahir di Amsterdam, Belanda pada 18 Februari 2000.
Namanya yang kental akan nuansa Jawa ini didapatkan dari keluarganya. Diketahui, ia memiliki keluarga dari Suriname.
Suriname sendiri memiliki kaitan erat dengan Jawa karena negara ini pernah menjadi tempat buangan orang-orang Jawa pada masa kolonial Belanda.
Adapun untuk kiprah sepak bolanya sendiri, Kasanwirjo memulai kariernya di klub lokal bernama Zeeburgia saat usianya 10 tahun.
Kemudian ia bergabung dengan akademi Ajax Amsterdam pada 2013 dan membela klub berjuluk De Godenzonen tersebut hingga saat ini.
Bahkan, pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu tercatat pernah membela Jong Ajax yang berkiprah di kancah Eerste Divisie atau kasta kedua Liga Belanda.
Tag
Berita Terkait
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
Gubernur Ahmad Luthfi Ingin Pemerataan Pendidikan di Lereng Gunung Sumbing dan Merbabu
-
6 Mitos Malam 1 Suro, Benarkah Dilarang Menikah dan Keluar pada Malam Hari?
-
Yadnya Kasada, Persembahan Syukur Suku Tengger untuk Leluhur
-
Warna-Warni Keberagaman Meriahkan Kirab Hari Lahir Pancasila di Solo
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia
-
Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday
-
Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia
-
Rebutan Sebelum Piala Dunia! Arsenal dan Bayern Munich Sikut-sikutan demi 'Monster' Muda
-
Persib Bandung Hattrick Juara, Terima Bonus Rp1 Miliar dari KDM
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Jari Emiliano Martinez Retak, Absen Bela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026?
-
Bukan Jangka Panjang, Ini Alasan Andoni Iraola Hanya Mau 2 Tahun di Liverpool
-
Sumber: Gelandang Atalanta Ederson Sepakat Gabung Manchester United Senilai Rp 845 Miliar