Suara.com - Penonton Piala Dunia 2022 Qatar masuk lewat Arab Saudi harus pegang kartu Hayya. Hal itu dipastikan Direktorat Jenderal Paspor Kerajaan Arab Saudi.
Kartu Hayya adalah dokumen pribadi yang diperlukan oleh semua orang yang menghadiri pertandingan. Mereka sudah harus memiliki tiket ke Piala Dunia merupakan prasyarat untuk mendapatkan kartu Hayya.
Pemberlakukan itu sampai 23 Desember 2022.
"Perbatasan darat dan udara ke Qatar bagi mereka yang ingin menonton pertandingan dan acara Piala Dunia dibatasi untuk memiliki kartu Hayya dan paspor yang terdaftar di platform Hayya, dengan pengecualian warga negara Qatar dan pembawa ID Qatar,” kata pihak Direktorat Jenderal Paspor Kerajaan, dikutip dari Alarabiya.
Pemegang Kartu Hayya akan terhubung dengan 911 dalam kondisi darurat.
Hal itu juga dipastikan oleh Paul Arnold, Managing Director Sovereign PRO Partner Group (Sovereign PPG) Arab Saudi.
“Untuk memasuki Arab Saudi di bawah Kartu Hayya, seseorang harus memiliki Kartu Hayya Piala Dunia FIFA Qatar 2022 yang valid sebelum masuk ke Kerajaan. Anda tidak perlu masuk atau bepergian melalui Qatar sebelum ini berlaku selama Anda memiliki Kartu Hayya sebelum masuk."
“Perjalanan ke Arab Saudi jika tidak memegang Hayya Card akan beroperasi seperti biasa. Tergantung pada kewarganegaraan Anda dan dokumen yang Anda miliki, Anda dapat mengajukan permohonan secara online atau dengan kedutaan yang relevan baik untuk Visa Kedatangan, E-Visa atau Visa melalui Kedutaan.”
Manfaat bagi pemegang Kartu Hayya Piala Dunia FIFA Qatar 2022 adalah izin masuk 'gratis' ke Arab Saudi, di mana seseorang biasanya memerlukan visa tambahan untuk masuk.
Baca Juga: Resmi! PSSI Sudah Kirim Surat ke FIFA Soal KLB
“Ini adalah inisiatif hebat dari pemerintah Saudi untuk mendorong para pelancong agar menandai Arab Saudi dalam perjalanan mereka dalam perjalanan ke atau dari Piala Dunia. Penerbangan yang tersedia antara Doha dan kedua bandara Saudi di Riyadh dan Jeddah akan meningkat selama periode ini untuk memungkinkan pilihan perjalanan yang lebih mudah dan lebih fleksibel.”
Berita Terkait
-
Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?
-
FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga
-
Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri
-
Rizky Ridho Dicoret dari Timnas Indonesia? Ketua BTN Sumardji Bantah Keras
-
Kuartet Jantung Pertahanan Timnas Indonesia Minus Rizky Ridho, Auto Juara ASEAN FIFA Cup?
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Kembangkan Ekosistem Emas Terintegrasi untuk Masa Depan Indonesia
-
Prabowo Didesak Banyak Mendengar, Bukan Umbar Retorika Kosong Lewat Monolog
-
PLN Buka 79 Proyek Panas Bumi, Kejar Tambahan Kapasitas 3,1 GW
-
500 Ribu Lebih Investor Buang Saham RANS, Harganya Makin Anjlok
-
5 Serum Alpha Arbutin untuk Mencerahkan Wajah dan Flek Hitam Sesuai Review Pengguna
-
DPR Prihatin Rektor Unsoed Kena OTT KPK: Kampus Itu Meritokrasi, Bukan Ruang Transaksi
-
BRI dan Pegadaian Sinergikan Ekosistem Emas untuk Indonesia
-
BRI Siap Jadikan Potensi Emas Indonesia Kekuatan Ekonomi Nasional
-
BRI Perkuat Peran Emas Sebagai Investasi dan Penyimpan Nilai
-
Iran Siapkan Rudal Generasi Baru Lawan Amerika Serikat, Hulu Ledak Canggih dan Presisi