Suara.com - Nas Mohamed bukan pemain sepak bola, namun membuat heboh jelang Piala Dunia 2022 Qatar. Nas Mohamed merupakan pria Qatar pertama mengumumkan dirinya sebagai gay atau homoseksual.
Belakangan isu hak asasi homoseksual dan LGBT menjadi bahan menarik untuk diberitakan media luar Timur Tengah.
Sebab kemungkinan kelompok LGBT akan menonton Piala Dunia 2022. Di sisi lain, Qatar merupakan negara yang melarang keras munculnya LGBT. Bahkan LGBT dianggap sebagai kriminal. Sosok Nas Mohamed muncul sebagai pembela keselamatan mereka di Qatar.
Profil Nas Mohamed
Dikutip dari sbs, Nas Mohamed lahir dalam keluarga Arab tradisional di Qatar. Seperti tradisi Arab, seorang pria yang sudah dianggap dewasa pasti dijodohkan dengan seroang wanita, ini juga terjadi dengan Nas Mohamed.
Di sisi lain Nas Mohamed merasa dirinya menyukai pria sebagai gay. Di sisi lain, dia tidak bisa terbuka dengan orientasi seksualnya di Qatar dengan alasan keamanan.
Baru lah pada awal tahun 2022, Nas Mohamed terbuka.
Media internasional menjulukinya sebagai "orang Qatar gay pertama yang terbuka".
Aktivitas seksual sesama jenis adalah pelanggaran pidana di Qatar dan dapat dihukum dengan hukuman penjara hingga tujuh tahun. Hukuman biasanya lebih berat bagi warga Qatar lokal daripada pekerja asing dan pengunjung.
Baca Juga: Aturan Baru Penonton Piala Dunia 2022 Masuk Lewat Arab Saudi Harus Pegang Kartu Hayya
Menurut organisasi advokasi hak-hak LGBT Human Dignity Trust, Qatar juga menerapkan hukum Syariah. Dalam hukum Islam, pelaku hubungan sesama jenis bisa dihukum mati. Ini sebuah kengerian untuk Nas Mohamed dan teman-temannya.
"Ada beberapa bukti terbatas dari hukum yang ditegakkan dalam beberapa tahun terakhir, namun laporan jarang terjadi," kata Human Dignity Trust.
Kembali ke Nas Mohamed. Awal keberaniannya untuk terbuka dimulai sejak 11 tahun lalu. Di usia 24 tahun, Nas Mohamed pergi ke Amerika Serikat untuk sekolah S2 dan mendapatkan gelar kedokteran pasca sarjana.
Dia meninggalkan Qatar dengan mengetahui bahwa dia tidak akan kembali ke tanah airnya.
Nas Mohamed pun mengajukan suaka politik di AS. Alasannya Nas Mohamed khawatir akan menghadapi penganiayaan di Qatar.
Pada 2017, pemerintah AS menerima klaimnya dan memberikan suaka. Nas Mohamed pun resmi menjadi warga negara Amerika Serikat.
Tag
Berita Terkait
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Skenario Darurat FIFA: Italia Masuk Radar Playoff Piala Dunia 2026, Bagaimana Timnas Indonesia?
-
Media Italia Coret Timnas Indonesia dari Calon Tim Playoff Darurat Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia
-
Bobotoh Jangan Sampai Salah, Super Big Match Persib vs Arema FC Dipercepat