Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hasani Abdulgani menyebut nasib Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong akan diserahkan kepada pengurus baru. Pasalnya, petinggi PSSI saat ini hanya menjabat tinggal hitungan bulan lagi.
Seperti diketahui, Exco PSSI memutuskan mempercepat Kongres Biasa Pemilihan melalui mekanisme Kongres Luar Biasa (KLB) pada 18 Maret 2023. Seharunya pemilihan berlangsung pada November tahun depan.
KLB digelar setelah adanya desakan dari berbagai pihak buntut dari Tragedi Kanjuruhan, Malang pada 1 Oktober lalu. Agenda utama KLB adalah pemilih pengurus untuk periode 2023-2027.
Situasi itu membuat nasib Shin Tae-yong belum menemukan kejelasan. Pasalnya, kontrak pelatih asal Korea Selatan itu akan berakhir pada Desember 2023.
Padahal, sebelum dinamika terjadi dalam tubuh PSSI, Ketua Umum Mochamad Iriawan sempat merencanakan bakal memperpanjang durasi kontran Shin Tae-yong.
"Itu (perpanjangan kontrak Shin Tae-yong) sudah di luar wewenang kepengursan sekarang kalau Maret selesai," kata Hasani saat dihubungi awak media, Kamis (3/11/2022).
"Tapi banyak hal positif dari Shin Tae-yong siapa saja pengurus ke depan pasti tak tutup matalah,” sambungnya.
Hasani pun berharap Shin Tae-yong bisa bertahan, paling tidak sampai kontraknya habis akhir 2023. Terkait perpanjangan kontrak, ia belum bisa menjawab.
“STY kan (kontraknya) habis November 2023. Dia kan di bawah kontrak, kecuali Shin Tae-yong mundur. Kalau PSSI gak mungkin wanprestasi. Kalau diperpanjang itu tak bisa dijawab,” pungkasnya.
Baca Juga: 3 Senjata Mematikan Timnas Indonesia U-19 yang Harus Dimaksimalkan saat Hadapi Moldova
Berita Terkait
-
3 Pemain Timnas Indonesia U-19 yang Berpeluang Jebol Gawang Moldova Malam Ini
-
Ditekan Bertubi-tubi, Pengurus PSSI Akui Legawa Tinggalkan Jabatan, tapi....
-
Update Kabar Naturalisasi Mees Hilgers, Tarik Ulur PSSI dan Pemain FC Twente
-
PT LIB dan Klub Mulai Diskusikan Kelanjutan Liga 1 2022-2023
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Moldova dalam Laga Uji Coba Jilid 2, 4 Oktober 2022
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti