Suara.com - Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti kecewa skuatnya gagal merebut puncak klasemen Liga Spantol setelah dikalahkan Rayo Vallecano dengan skor 2-3.
Pada pertandingan pekan ke-14 Liga Spanyol, juara bertahan Real Madrid secara mengejutkan takluk di markas Rayo Vallecano, Estadio de Vallecas, Madrid.
Ini adalah kekalahan perdana Real Madrid di Liga Spanyol 2022-2023. Madrid juga gagal merestorasi posisinya di puncak klasemen yang kini direbut Barcelona.
"Kami kecewa kami tidak berada di puncak, tetapi ini adalah musim liga yang panjang," kata Ancelotti di situs resminya seperti dimuat Antara.
"Para pemain fokus dan melakukan yang terbaik. Terkadang hal-hal tidak berjalan sesuai keinginan Anda," ujarnya.
Bicara pertandingan, Madrid kesulitan di lini belakang dan langsung mengirimkan bola ke depan, namun kerap kehilangan beberapa duel individu.
"Kualitasnya sedikit kurang bagi kami untuk merancang permainan. Kami memiliki peluang untuk mencetak gol yang biasanya kami singkirkan dan kami sedikit di bawah standar dalam hal ketangguhan," ujar Ancelotti.
Soal kekalahan pertama di musim ini, Ancelotti mengatakan ini tak terkait dengan semakin dekatnya penyelenggaraan Piala Dunia 2022 dan lebih karena mereka telah menjalani cukup banyak pertandingan belakangan ini.
"Sulit untuk mencapai akhir dan terlebih lagi ketika Anda bermain setiap tiga hari. Kami tidak segar seperti sebelumnya," jelas Ancelotti.
Baca Juga: Prediksi Osasuna vs Barcelona di Liga Spanyol 9 November 2022
"Dalam jenis permainan ini ketika lawan menekan Anda dan agresif, Anda membutuhkan pemain dengan kaki yang segar. Ini adalah hal yang normal. Kami telah turun sedikit tetapi kami masih berjuang untuk segalanya," ujarnya.
Berita Terkait
-
Carlo Ancelotti Perpanjang Kontrak di Brasil hingga 2030, Kantongi Gaji Rp170 Miliar
-
Resmi! Dayot Upamecano Perpanjang Kontrak di Bayern Munich, Real Madrid dan PSG Gigit Jari
-
Real Madrid Pastikan Kylian Mbappe Siap Lawan Real Sociedad, Arbeloa Janjikan Tiga Poin
-
Piala Dunia 2026 Uji Tradisi: Rekor 92 Tahun, Juara Dunia Selalu Dipimpin Pelatih Lokal
-
Dihajar 4 Gol di Babak Pertama, Hansi Flick Jabarkan Masalah Barcelona saat Hadapi Atletico
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat