Suara.com - Timnas Brasil hampir selalu dijagokan merengkuh gelar juara di turnamen besar yang mereka ikuti. Terkini, nama mereka turut masuk bursa kandidat juara Piala Dunia 2022 Qatar.
Bukan tanpa sebab Timnas Brasil selalu dianggap sebagai calon kuat peraih gelar Piala Dunia. Selain soal sejarah, Negeri Samba juga selalu memiliki pemain-pemain hebat yang membentuk Selecao menjadi tim yang tangguh.
Setidaknya terdapat tiga alasan yang membuat Timnas Brasil jadi kandidat kuat juara Piala Dunia 2022. Berikut ulasannya.
1. Impresif di Kualifikasi
Pada kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan (CONMEBOL), Timnas Brasil juga menunjukkan penampilan impresif. Mereka lolos sebagai tim terbaik.
Tim asuhan pelatih Tite tercatat tidak terkalahkan dalam 17 laga kualifikasi Piala Dunia 2022 yang dijalani dengan catatan 14 kemenangan dan tiga hasil imbang untuk mengoleksi 45 poin.
Tak hanya mampu terhindar dari kekalahan, Timnas Brasil juga begitu mengerikan dalam aspek menyerang maupun bertahan.
Neymar dan kolega tercatat memasukan 40 gol dalam 17 laga dan cuma kebobolan lima kali. Itu menjadi catatan terbaik diantara seluruh tim di fase kualifikasi.
2. Didukung Sejarah
Baca Juga: Dinamika PSSI Bisa Pengaruhi Persiapan Timnas Indonesia Hadapi Tiga Turnamen Penting
Seperti yang disebutkan di atas, Timnas Brasil memiliki sejarah panjang di Piala Dunia. Mereka tercatat sudah meraih lima gelar juara sejak ajang ini bergulir pada 1930.
Timnas Brasil pertama kali merengkuh trofi Jules Rimet --nama trofi Piala Dunia-- adalah pada 1958. Saat itu, mereka mengalahkan Swedia 5-2 di babak final.
Empat tahun berselang, Timnas Brasil sukses mempertahankan gelar. Di babak final Piala Dunia 1962, Selecao menghajar Cekoslovakia dengan skor 3-1.
Brasil kemudian meraih gelar ketiganya pada Piala Dunia 1970. Tim Samba jadi kampiun setelah menang 4-1 atas Italia.
Mereka kemudian absen merengkuh gelar dalam lima edisi berikutnya sebelum kembali jadi yang terbaik di Piala Dunia 1994 setelah menang adu penalti atas Italia di babak puncak.
Brasil kemudian cuma jadi runner-up di Piala Dunia 1998 setelah kalah 0-3 dari Prancis sebelum kembali jadi kampiun di Piala Dunia 2022 usai mempermalukan Jerman 2-0 di final.
Tag
Berita Terkait
-
Sadio Mane Cedera 2 Pekan Sebelum Piala Dunia 2022 Qatar, Saat Bayern Munich Cukur Werder Bremen
-
Profil Cristian Volpato, Wonderkid AS Roma Menolak Panggilan Timnas Australia untuk Berlaga di Piala Dunia 2022
-
Sedih! Roberto Firmino Curhat usai Tak Dibawa Timnas Brasil ke Piala Dunia 2022: Tuhan Punya Rencana Terbaik
-
Mantan Presiden FIFA: Pilih Qatar Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2022 adalah Kesalahan
-
Dinamika PSSI Bisa Pengaruhi Persiapan Timnas Indonesia Hadapi Tiga Turnamen Penting
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026