Suara.com - Berikut ini profil Cristian Volpato. Dia merupakan wonderkid AS Roma yang menolak panggilan Timnas Australia untuk berlaga di Piala Dunia 2022.
Cristian Volpato rela menolak panggilan Timnas Australia untuk berlaga di Piala Dunia 2022 hanya karena dirinya ingin menembus Timnas Italia yang tak lolos ke ajang ini.
Dilansir dari Football Italia, pemain yang baru berusia 18 tahun itu mendapat panggilan dari Graham Arnold selaku pelatih Timnas Australia untuk Piala Dunia 2022 nanti.
Namun Volpato memilih jalan terjal untuk menembus Timnas Italia yang tak bermain di Piala Dunia 2022 dan bermaterikan pemain-pemain bintang.
“Hingga jam 11 malam, saya mencoba untuk membujuk Volpato. Saya membujuknya tiga kali. Dan saya telah berbicara dengannya di waktu sebelumnya. Kemarin, saya katakan ia merupakan salah satu dari 26 pemain yang dibawa ke Piala Dunia,” ujar Graham Arnold.
“Dia (Volpato) berkata pada saya untuk memikirkan itu dan berbicara kepada orang terdekatnya. Dia kemudian menolak ajakan saya,” lanjut Graham Arnold dikutip dari Football Italia.
Penolakan yang diberikan Volpato untuk tampil di Piala Dunia 2022 pun membuat banyak orang terkejut. Sebab, jarang pemain yang masih remaja bisa mendapat kesempatan untuk tampil di ajang ini.
Cristian Volpato merupakan pemain muda milik AS Roma yang lahir di Australia, tepatnya di Camperdown, New South Wales, pada 15 November 2003.
Ia sendiri lahir dan tumbuh di Australia, termasuk dalam urusan sepak bola. Diketahui, ia memulai karier di sebuah klub lokal di Abbotsford.
Karena bakatnya itu, ia kemudian bergabung AC Milan Soccer School dan berlanjut ke Sydney FC, dan kemudian menimba ilmu di Western Sydney Wanderers.
Dari klub terakhir lah bakatnya kemudian dilirik AS Roma pada Januari 2020, di mana ia diboyong dengan memakan dana 116 ribu euro atau setara Rp1,8 miliar dengan kurs saat ini.
Pada bulan-bulan pertamanya di AS Roma, Volpato mampu menunjukkan kapasitasnya sehingga klub ibu kota Italia itu berani memberikan kontrak berdurasi tiga tahun.
Dari kontrak baru inilah, Volpato pun kemudian bergabung agensi milik Francesco Totti, legenda AS Roma, di mana ia memakai nomor peninggalannya di akademi, yakni nomor10.
Hanya setahun di akademi AS Roma, penampilan Volpato dirasa memuaskan dan membuat AS Roma mengganjarnya dengan kontrak profesional selama tiga tahun hingga 2024.
Tak butuh waktu lama, Volpato pun mendapat kesempatan untuk debut di tim utama AS Roma, di mana ia tampil kala AS Roma kalah 0-3 dari Inter Milan pada Desember 2021.
Berita Terkait
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Analisis Taktik Norwegia vs Prancis: Duel Haaland dan Mbappe Demi Raja Grup
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?